Contoh Biografi Singkat dan Menarik

Biografi Singkat – Kamu sudah sangat sering bukan mendengar tentang biografi. Apa sih biografi itu ? Tulisan apa dan untuk apa ? Ketika kita mengucapkan kata biografi, secara umum hampir semua orang paham yang dimaksud biogarfi.

Namun bila ditanya penjelasan lebih lanjut terkait biografi, banyak juga yang masih bingung. Nah, berikut ini adalah penjelasan lebih luas mengenai biografi, fungsi dan cara membuatnya.

Pengertian biografi

Pengertian dan contoh biografi
ruangbelajarbahasainggris.com

Kata biografi ialah kata yang berasal dari bahasa Yunani yakni kata bios yang mempunyai makna hidup serta graphien yang bermaknakan tulis. Biografi ialah suatu tulisan yang mana membahas mengenai kehidupan dari seseorang.

Atau untuk lebih jelas lagi, biografi adalah tulisan yang mana berisi tentang kisah riwayat hidup seseorang. Dalam penulisan biografi dapat ditulis hanya beberapa baris saja, namun bisa pula biografi di tulis dalam 1 buku.

Umumnya untuk biografi yang singkat hanya sekedar menerangkan mengenai fakta dari kehidupan seseorang tersebut dan juga peran penting apa yang pernah dilakukannya.

Sedangkan untuk biografi yang panjang, biasanya akan mengungkapkan informasi-informasi yang memiliki sifat yang sangat penting. Untuk menuliskannya secara lebih detail atau terperinci, biasanya dibuat dengan model penulisan cerita yang baik dan menarik.

Terkadang biografi juga diartikan sebagai suatu buku yang mana menceritakan mengenai kejadian yang penting dan bersejarah dari kehidupan seseorang tersebut.

Dari biografi tersebut akan di temukan tentang keterangan dari makna kejadian yang dialami oleh orang yang dimaksud atau misteri yang di lalui oleh orang tersebut.

Bisa pula biografi diartikan cerita tentang kehidupan dari orang yang menjadi tokoh penting dalam masyarakat pada masa tertentu atau pada sebuah kejadian yang bersejarah.

Karena memang biografi sangat sering menceritakan mengenai tokoh pahlawan dan juga biasa menceritakan tentang seseorang yang masih hidup namun memiliki peranan penting dan umumnya biografi akan di tulis dengan secara kronologis.

Untuk membuat biografi, akan sangat membutuhkan bahan utama serta bahan pendukung. Untuk bahan utama dari pembuatan biografi, misalnya seperti buku harian, surat- surat lama, kliping koran dan masih banyak lagi.

Kemudian untuk bahan pendukung umumnya seperti biografi yang lain, kemudian dari buku referensi, sejarah yang menerangkan peran dari orang yang ada di dalam biografi, biografi sendiri merupakan sebuah kisah dari perjalanan kehidupan orang.

Ciri Ciri Teks Biografi

Ciri- ciri teks biografi
reenes.cf

Memang benar jika dalam biografi ada beberapa ciri yang cukup signifikan yang tentunya wajib kamu ketahui jika kamu ingin membuat biografi. Berikut ini adalah beberapa ciri ciri dari teks biografi :

σ Ciri ciri teks biografi yang pertama ialah memuat cerita yang betul betul adanya yang memang sudah terjadi atau di lakukan oleh seseorang yang kisah hidupnya di muat dalam biografi.

σ Ciri yang kedua adalah biografi harus bisa menjadi tauladan bagi orang lain yang membaca dengan dasar pengalaman hidup seseorang dari tokoh dalam menghadapi persoalan persoalan yang pada akhirnya menjadikan seseorang dapat berhasil atau sukses.

σ Ciri yang terakhir ialah teks biografi harus memiliki struktur, yakin struktur orientasi, struktur peristiwa dan juga masalah serta struktur reorientasi.

Struktur Teks Biografi

contoh biografi
rccgkassel.org

Memang benar jika teks biografi memiliki struktur yang wajib di gunakan ketika akan membuat biografi dari seseorang. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya jika ada 3 struktur dalam teks biografi. Berikut penjelasan mengenai struktur biografi yang wajib diperhatikan saat menyusun sebuah biografi:

1. Struktur orientasi

Salah satu struktur dari teks biografi adalah orientasi. Orientasi ialah bagian yang menerangkan mengenai pengenalan dari tokoh yang kisahnya diangkat di dalam biografi, orientasi ini juga berisi mengenai gambaran awal terkait tokoh yang diceritakan dalam biografi yang sedang ditulis tersebut.

2. Struktur peristiwa serta masalah

Selanjutnya ialah struktur peristiwa dan juga masalah yang mana bagian dari peristiwa maupun kejadian ialah bagian yang isinya mengenai suatu peristiwa serta kejadian yang memang pernah dialami oleh orang yang biografi akan dibahas. Di dalamnya juga bisa terisi dengan masalah yang pernah dihadapi pada saat akan mencapai tujuan serta keinginan yang digapai.

Kemudian kamu juga bisa menuliskan mengenai hal yang menurut kamu menarik, memiliki kesan, mengagumkan atau bisa pula kisah mengharukan yang memang benar- benar pernah di alami sendiri oleh tokoh yang kamu muat kisahnya.

3. Struktur reorientasi

Struktur biografi yang terakhir ialah struktur reorientasi yang mana struktur ini merupakan bagian penutup dari teks biografi. Pada bagian yang ini, biasanya berisikan mengenai pandangan dari penulis kepada tokoh yang kisahnya di muat.

Struktur reorientasi ini memiliki sifat yang opsional yang maknanya pada bagian ini bisa ada atau bisa pula tidak ada. Namun dengan adanya bagian ini, pembaca akan semakin tertarik pada biografi yang disusun. Apalagi jika penulis bisa memberikan pandangan yang menarik.

Jenis Jenis Biografi

Jenis- jenis biografi
penulisbukubiografi.com

Bigrafi memiliki beberapa jenis dengan ciri ciri masing. Tiap jenis memiliki daya tarik sendiri. Olehnya itu, sebelum membuat sebuah biografi, pahamilah dengan baik jenis jenis biografi, lalu kamu bisa putuskan menggunakan jenis yang kamu anggap sesuai.

Jenis biografi berdasarkan penulisnya

σ Autobiografi

σ Ditulis kembali orang lain dengan izin

σ Authorized biography ialah biografi yang ditulis dengan izin dari tokoh atau di ketahui oleh pemilik tulisan.

σ Unauthorized biography, merupakan biografi yang di tulis dengan tanpa sepengetahuan dari tokoh hal ini bisa di lakukan jika tokoh yang di muat sudah meninggal.

Jenis biografi berdasar dengan isi

σ Biografi dari perjalanan hidup yang berisi tentang kehidupan yang sangat lengkap atau hanya sekedar sebagian kisah yang memiliki kesan kuat.

σ Biografi dari perjalanan karir : Umumnya akan memuat kisah dari perjalanan karir yang masih dalam tahap membangun maupun juga perjalanan karir yang telah sukses.

Jenis biografi dari persoalan yang dibahas

σ Biografi politik : tokoh yang di tulis adalah tokoh suatu bangsa yang dilihat dari sudut politiknya yang membutuhkan riset dan juga subjek.

σ Biografi intelektual : Biografi jenis ini juga harus melalui riset yang ditulis dengan data yang kemudian disusun dengan gaya kepenulisan ilmiah.

σ Biografi jurnalistik : Bahan untuk penulisan jenis biografi ini didapat dari wawancara kepada tokoh ataupun orang terdekat dari tokoh.

Jenis biografi berdasarkan penerbitnya

σ Buku sendiri : Penulisan, percetakan hingga penerbitan dilakukan oleh produsen yang mana biografi yang dibuat hanya yang diperkirakan akan laris di pasaran.

σ Buku subsidi : Umumnya dari sisi komersil tak akan laris dan jika bisa terjual akan memiliki harga jual yang tinggi.

Contoh Biografi Singkat

Contoh Biografi Singkat
infoakurat.com

Biar kamu lebih paham dan bisa langsung praktek, berikut ini beberapa contoh biografi sederhana yang singkat dan padat

Biografi soekarno

Nama lengkap                   : Soekarno

Nama panggilan                : Bung karno

Agama                               : Islam

Gelar                                  : pahlawan nasional

Tempat, tanggal lahir        :Surabaya, 6 Juni 1901

Nama ayah                        : Raden Soekemi Sosrodiharjo

Nama ibu                           : Ida Ayu Nyoman Rai

Nama istri                          : Fatmawati, Haryati heldy djafar hartini, , Inggit garnasih, Kartini manoppo, Ratna sari dewi, Oetari, Yurike sanger.

Pendidikan soekarno

σ Pendidikan SD di EIS Mojokerto.

σ Pendidikan SD di Europeesche Lagere Mojokerto tahun 1911.

σ Hoogere Burger School di kota Surabaya pada tahun 1911 sampai 1915.

σ Technische Hoge School di kota Bandung pada tahun 1920.

Soekarno tidak hanya terkenal dengan kepintarannya mengambil taktik dalam meraih kemerdekaan, ia juga merupakan sosok yang sangat fenomenal yang dapat menghimpun bangsa di Asia, Afrika dan juga Amerika pada saat konferensi Asia Pasifik di kota Bandung yang berkembang menjadi gerakan non blok.

Biografi ra kartini

Nama asli                     : Raden ajeng kartini djojo adiningrat

Nama panggilan          : Raden Adjeng Kartini

Tempat,tangga lahir    : Jepara Jawa Tengah, 21 April 1879

Wafat                           : 17 September 1904, Kabupaten Rembang

Nama ayah                  : Raden mas Adipati Ario Sosroningrat

Nama Ibu                    : M.A Ngasirah

Keturunan dari            : Hamengkubuwono VI

Agama                        : Islam

Suami                         : K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat

Nama Anak                : Soesalit Djojoadhiningrat

Dikenal karena           : Emansipasi wanita

Telah banyak orang yang mengupas kisah wanita yang sangat berpengaruh di Negara Indonesia ini. Ibu ra kartini memang benar menjadi salah satu tokoh pahlawan wanita yang sangat dikenal dan juga dikenang oleh seluruh rakyat Indonesia karena perjuangannya dalam emansipasi wanita.

Dalam kesehariannya, ibu ra kartini menulis mengenai kritikan kesetaraan gender dan juga nasionalisme, tulisan ibu ra kartini ini sampai terkenal hingga Negara Belanda.

Kumpulan tulisan dari ibu ra kartini yang pernah dikirim kepada teman dan juga sahabat di Belanda dirangkup dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

Pada saat ini, ada sejumlah keturunan dari ibu kartini yang masih hidup dari silsilah keluarga kartini. Perjalanan dari kehidupan ibu kartini memang sangat kontroversi, apalagi dengan gelar yang disandang menjadikan Indonesia pernah gempar dan membuat banyak orang ingin mengetahui bagaimana kehidupan dari ibu kartini. Itulah sebabnya film ibu kartini tetap mempunyai cerita yang baru.

Selanjutnya adalah contoh biografi dari salah seorang pejuang islam, sahabat Nabi, Seorang khalifah yang agung, yakni Abu Bakar Ash-Shiddiq. Berikut contoh biodata dari Abu Bakar Ash-Shiddiq:

Biografi Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu anhu

Ketika kabar wafatnya rasulullah Shallallahu alihi wa sallam, Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu anhu baru datang dari sanh, sebuah daerah dekat madinah yang ditempati salah satu istri beliau, Habibah binti kharijah.

Abu bakar membuka penutup wajah Rasulullah Shallallahu alihi wa sallam dan mencium kening beliau seraya berkata, “Ayah dan Ibuku sebagai tebusan, engkau adalah orang suci baik ketika masih hidup maupun setelah wafat”.

Abu Bakar menutup wajah Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, kemudian berdiri dan naik ke atas mimbar, lalu menyadarkan kaum muslimin akan wafat Nabi Shallallahu laihi wa sallam.

“Siapa saja di antara kalian yang menyembah Muhammad, maka ketahuilah bahwa Muhammad telah meninggal. Dan siapa saja yang di antara kalian yang menyembah Allah, maka ketahuilah bahwasanya Allah Maha Hidup, tidak akan pernah mati”, lalu beliau membaca QS. Ali Imran ayat 144.

Maka mulailah para sahabat menangis terisak-isak. Mereka kelaur ke jalan-jalan seraya mengulang-ulang ayat tersebut.

Anas radhiyallahu anhu berkata, “Seolah-olah kami belum pernah mendengar ayat ini kecuali saat itu”. Padahal Al-Qur’an telah sempurna sebelum Rasulullah wafat.

Walaupun demikian, ayat tersebut seola-olah ayat baru bagi mereka, dan itu disebabkan dahsyatnya musibah wafatnya Rasulullah Shallallahu alihi wa sallam.

Itulah salah satu kisah kemulian dan kekuatan iman Abu Bakar Ash-Shiddiq, maka tak mengherankan jika Rasulullah mengatakan bahwa Abu Bakar adalah orang terbaik dari umat ini setelah Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.

Untuk lebih mengenal beliau, di sini kami telah menyusun biografi singkat Abu Bakar Ash-Shiddiq

Nama Lengkap Abu Bakar Ash-Shiddiq

Nama asli Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Ka’ab bin Sa’ad bin Tamim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu-ai bin Ghalib bin Fihr. Fihr ini tidak lain adalah Quraisy.

Ali bin Abu Tholib mengatakan, “Allah Azza Wajalla menurunkan nama untuk Abu Bakar dari langit, yaitu Ash-Shiddiq”. Ali radhillayhu anhu sendiri bersumpah akan pernyataan ini. (Fathul Bari’: VII/11)

Keislaman Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar Ash-Shiddiq merupakan orang pertama masuk islam dari kalangan orang dewasa. Beliau tidak pernah menduatakan Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sejak Nabi mengatakan bahwa Ia adalah utusan dan Rasul Allah.

Ammar bin Yasir Radhiyallahu anhu berkata, “Aku mendapati Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada masa awal islam, sementara tidak ada yang menjadi pengikutnya ketika itu kecuali lima hamba sahaya, dua perempuan dan Abu Bakar”.

Hijrah Abu Bakar Bersama Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berhijrah ke Madinah ketika orang-orang Musyrik hendak membunuh beliau dengan mengumpulkan orang-orang terkuat dari setiap suku di Mekah untuk misi tersebut.

Madinah menjadi tujuan hijrah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam setelah sejumlah sahabat lebih dahulu berhijrah ke Negeri tersebut yang awalnya lebih dikenal dengan kota Yatsrib.

Abu Bakar menemani Rasulullah dalam hijrah tersebut dengan menempuh perjalanan panjang, sebab jalan yang mereka tempuh mengambil jalur memutar demi mengelabui orang-orang Musyrik yang mengejar mereka.

Setelah menempuh berhari-hari perjalanan yang melelahkan, akhir Rasulullah dan Abu Bakar sampai ke Madinah disambut penduduk Madinah dengan penuh kebahagian.

Dari sinilah bermula perkembangan dan penyebaran islam yang sangat pesat, dan Rasulullah tetap tinggal di Madinah hingga akhir hayatnya. Demikian pula dengan Abu Bakar, beliau setia berada di sisi Rasulullah hingga wafat.

Istri Istri Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar Ash-Shiddiq menikahi beberapa wanita, yaitu:

1. Qutailah binti Abdul Uzza, yang darinya lahir Abdullah dan Asma’
2. Ummu Ruman Al-Kinaniyah, yang darinya lahir Aisyah dan Abdurrahman
3. Asma’ binti Umais Al-Khats’amiyah, yang lahir Muhammad
4. Habibah binti Kharijah, yang darinya lahir Ummu Kultsum

Keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq

Abu Bakar Ash-Shiddiq memiliki banyak keutamaan dibanding sahabat-sahabat Nabi yang linnya, berikut diantara keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq:

Peristiwa Bersejarah Pada Masa Kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq

1. Pengiriman Pasukan Usamah bin Zaid ke Syam

Pasukan yang dipimpin oleh Usamah bin Zaid adalah pasukan yang dibentuk dan dikirim langsung oleh Rasulullah sebelum wafat untuk menyerang orang Romawi di Syam. Namun, pasukan trsebut belum sempat menjalankan tugasnya hingga Nabi Shallalla alaihi wa sallam wafat.

Ketika Rasulullah telah wafat dan Abu Bakar menduduki kursi khalifah kaum muslimin, beliau memberangkan kembali pasukan Usamah meskipun banyak sahabat yang tidak menyetujui hal itu karena mereka khawatir dengan keamanan kota Madinah.

Pada akhirnya pasukan Usamah tetap berangkat karena Abu Bakar bersikeras tidak akan menyalahi apa yang telah disusun oleh Rasulullah dan terbukti keberangkatan pasukan Usamah membawa banyak maslahat bagi kaum muslimin.

2. Perang Melawan Golongan yang Murtad dan Tidak Mau Membayar Zakat

Setelah kabar wafatnya Rasulullah menyebar ke berbagai daerah, banyak orang yang telah memeluk islam kembali murtad, maka Abu Bakar mengambil langkah besar dengan mempersiapkan pasukan untuk memerangi mereka.

Keputusan Abu Bakar untuk memerangi orang murtad kembali mendapat tantangan dari beberapa sahabat yang tidak setuju, termasuk umar.

Namun, meskipun banyak sahabat yang tidak setuju dan menyarankan agar menggunakan cara lain untuk menghadapi orang-orang murtad pada saat itu, Abu Bakar tetap bersikukuh untuk memerangi mereka.

Menanggapi keputusan Abu Bakar pada saat itu, Umar mengatakan: “Kekukuhan Abu Bakar itu membuatku yakin bahwa ia berpendapat demikian karena Alah Azza Wajalla telah meneguhkan hatinya untuk melakukan penyerangan. Kemudian aku pun sadar bahwa itulah ayng benar”.

Diantara orang Arab yang murtad setelah wafatnya Rasulullah ialah:

1. Kabilah Asad dan Quraizah, yang dipimpin oleh Thulaihah Al-Asadi
2. Penduduk Kindah dan orang-orang yang tinggal di daerah sekitarnya, yang dipimpin oleh Al-Asy’ats bin Qais Al-Kindi
3. Penduduk Mudzhij dan orang-orang yang tinggal tikak jauh dari daerah tersebut, mereka dipimpin oleh Al-Aswad Al-Ansi
4. Bani Hanifah, yang dipimpin oleh Musailamah sang pendusta
5. Bani Salim pimpinannya Al-Fuja’ah
6. Bani Tamim, bersama dengan Sijah At-Taglibiyah.

Ada pula orang-orang yang enggan membayar zakat setelah wafatnya Rasulullah, namun mereka tidak keluar dari islam. Salah seorang dari mereka berkata:

Kami taati Rasulullah selama beliau hidup di tengah sini
Wahai para hamba Allah, kenapa dengan Abu Bakar?

Apakah beliau mewariskan pimpinan padanya setelah beliau wafat?
Demikian itu, demi Allah, tergolong lebinasaan

3. Terbunuhnya Nabi Palsu, Al-Aswad Al-Ansi

Orang yang juga dikenal dengan nama Abdullah bin Ka’ab ini mengaku dirinya sebagai Nabi dan keluar bersama tujuh ratus pasukan pada zaman Rasullah Shallallahu alihi wa sallam.

Pasukan itu pergi ke shan’a dan menaklukkannya, sampai seluruh negeri Yaman tunduk kepada mereka. Kejahatan Al-Aswad menyebar laksana api yang menjalar, hingga masalahnya menjadi pelik dan sulit.

Banyak penduduk Yaman keluar dari islam karenanya. Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam wafat, perilaku belum berubah bahkan semakin menjadi-jadi.

Pada masa kekhalifahan Abu Bakar radhiyallahu anhu, Fairuz Ad-Dailami radhiyallahu anhu memmbunuhnya. Ketika itu, Al-Aswad sedang tidur dalam keadaan mabuk.

4. Bertaubatnya Thulaihah Al-Asadi setelah murtad
5. Perdamaian dengan Bani Asad dan Bani Ghathfan
6. Munculnya Sijah, wanita yang mengklaim dirinya sebagai Nabi
7. Penyerangan Bani Hanifah dan Perang Yamamah
8. Murtadnya Penduduk Bahrain
9. Perang Dzatus Salasil
10. Perang Syam
11. Perang Yarmuk

Wafatnya Abu Bakar Ash-Shiddiq

Contoh biografi yang selanjutnya adalah biografi dari salah seorang ulama yang memiliki kadar keilmuan yang sangat tinggi, yaitu Imam An-Nawawi. Beliau adalah salah seorang ulama hadits dan juga menguasai ilmu-ilmu yang lainnya.

Biografi Singkat Imam An-Nawawi

Nama lengkap beliau adalah Yahya bin Syaraf bin Murry bin Hasan nin Husain bin Muhammad bin Jum’ah bin Hizam.

Gelar dan Julukan Imam An-Nawawi

Imam An-Nawawi disebut juga sebagai Abu Zakariya, padahal beliau tidak mempunyai anak yang bernama Zakariya, sebab ia belum sempat menikah hingga wafat. Ia termasuk salah satu ulama yang membujang hingga akhir hayatnya.

Imam An-Nawawi mendapatkan gelar “muhyiddin” yang artinya orang yang menghidupkan agama, padahal ia tidak menyukai gelar itu. Ia memang pernah mengatakan, aku tidak memperkenankan siapa pun memberi gelar muhyiddin kepadaku.

Nisbah Imam An-Nawawi

Ia bernasab Al-Hizami. Nasab itu disandarkan kepada kakeknya tertinggi yang bernama Hizam. Sebagian nenek moyang Imam An-Nawawi mengaku bahwa panggilan itu dinisbahkan kepada orangtua seorang sahabat, yaitu Hakim bin Hizam radhiyallahu anhu. Namun, syaikh berkata, ‘ini merupakan suatu kesalahan’.

Ia bernama An-Nawawi sejak kecil, dengan bermadzhab kepadakan Imam Asy-Syafi’i dan tinggal di Damaskus.

Kelahiran Imam An-Nawawi

Imam An-Nawawi dilahirkan pada pertengahan bulan muharram, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa ia lahir pada sepuluh pertama dari bulan muharram, tahun 631 H di Nawa, yakni sebuah daerah di bumi Hauran, bagian wilayah Damaskus.

Pertumbuhan dan Proses Belajar Imam An-Nawawi

Imam An-Nawawi diasuh dan dididik oleh ayahnya dengan gigih. Ayahnya menyuruhnya menuntut ilmu sejak kecil. Ia menyelesaikan hafalan Al-Qur’an menjelang usia baligh.

Setelah melihat lingkungan di Nawa tidak kondusif untuk belajar, ayahnya membawanya pergi ke Damaskus pada tahun 649 H. Pada saat itu, usianya telah menginjak usia sembilan belas tahun.

Ia tinggal di sebuah lembaga pendidikan rawahiyah. Di sana ia memulai perjalanannnya menuntut ilmu. Sejak itu, ia mengerahkan tenaga dan waktunya untuk menuntut ilmu, sehingga ilmu pun memberikan kepadanya sebagian daripadanya.

Akhirnya ia berhasil mengahafal kitab At-Tanbiih fi furu’ Asy-Syafi’iyah, karya Abu Ishak Asy-Syirazi dalam waktu kurang lebih empat bulan setengah.

Ia juga berhasil mengahafal seperempat kitab Al-Muhazhzhab fi furu’, pada tahun yang sama.

Setiap hari, Imam An-Nawawi membaca dua belas pelajaran dalam bentuk syarah dan komentar. Dua pelajaran dalam kitab Al-Wasith, satu pelajaran dalam kitab Al-Muhazhzhab, satu dalam kitab Al-Jam’u baina Ash-Shahihain, satu dalam kitab shahih muslim, satu dalam kitab Al-Luma’ karya Ibnu Jinni, satu lainnya dalam kitab Ishlahul Mantiq, satu pelajaran dalam kitab At-Tashrif, satu lainnya dalam kita Ushulul Fiqh, satu lagi dalam kita Asma’ Ar-Rijal dan satu lainnya dalam Ushuluddin.

Ia selalu memberikan komentar terhadap segala sesuatu yang berkenaan dengannya, baik menerangkan bahasa yang sulit dimengerti, penjelasan terhadap ungkapan yang tidak jelas, memberi harakat maupun penguraian kata-kata yang asing.

Allah AzzaWajalla telah memberi berkah lepadanya dalam pemanfaatan waktu, sehingga ia berhasil menjadikan apa yang telah disimpulkannya sebagai suatu karya dan menjadikan karyanya sebagai hasil maksimal dari yang telah disimpulkannya.

Guru Imam An-Nawawi

Imam An-Nawawi berguru kepada banyak syekh. Bahkan dalam satu macam ilmu, beliau berguru kepada banyak syekh di berbagai tempat yang berbeda.

Guru-guru Imam An-Nawawi dalam bidang Fikih dan Ushul Fikih:

1. Ishaq bin Ahmad bin Utsman Al-Magribi lalu Al-Maqdisi, yang wafat pada tahun 650 H
2. Abdurrahman bin Nuh bin Muhammad Al-Maqdisi kemudian Ad-Dimasyqi, yang wafat pada tahun 654 H
3. Sallar bin Hasan Al-Irbali kemudian Al-Halabi lalu Ad-Dimasyqi, yang wafat pada tahun 670 H
4. Umar bin Bandar bin Umar At-Taflisi Asy-Syafi’i, yang wafat pada tahun 672 H
5. Abdurrahman bin Ibrahim bin Dhiya’ Al-Fazari, yang lebih dikenal dengan Al-Farkah, wafat pada tahun 690 H

Guru-guru Imam An-Nawawi dalam bidang Ilmu Hadits:

1. Abdurrahman bin Salim bin Yahya Al-Anbari, yang wafat pada tahun 661 H
2. Abdul Aziz bin Muhammad bin Abdul Muhsin Al-Anshari, yang wafat pada tahun 662 H
3. Khalid bin Yusuf An-Nablusi, yang wafat pada tahun 663 H
4. Ibrahim bin Isa Al-Muradi, yang wafat pada tahun 668 H
5. Ismail bin Abi Ishaq At-Tanukhi, yang wafat pada tahun 672 H
6. Abdurrahman bin Abi Umar Al-Maqdisi, yang wafat pada tahun 682 H

Guru-guru Imam An-Nawawi dalam bidang ilmu Nahwu dan Bahasa:

1. Abdurrahman bin Salim Al-Mishri, yang wafat pada tahun 664 H
2. Al-Izz Al-Maliki

Murid-murid Imam An-Nawawi

Imam An-nawawi telah mencetak sejumlah ulama besar dengan pengajarannya, diantaranya:

1. Sulaiman bin Hilal Al-Ja’fari
2. Ahmad Ibnu Farah Al-Isybili
3. Muhammad bin Ibrahim bin Sa’dullah bin Jama’ah
4. Alauddin Ali Ibnu Ibrahim, yang lebih dikenal dengan Ibnul Aththar, ia selalu menemaninya sampai ia dikenal dengan sebutan Mukhtasar An-Nawawi atau An-Nawawi Junior
5. Syamsyuddin bin An-Naqib
6. Syamsyuddin bin Ja’wan dan masih banyak yang lainnya

Akhlak dan Sifat-sifat Imam An-Nawawi

Para ulama yang telah menulis biografi Imam An-Nawawi telah sepakat bahwa ia merupakan imam dalam kezuhudan, teladan dalam hal ketaatan, dan panutan dalam menegakkan amar ma’ruf dan nahi munkar, serta dalam memberikan nasihat kepada para penguasa.

Kesibukan Imam An-Nawawi dalam Mengajar

Demikianlah ulasan singkat tentang biogarafi beserta dengan beberapa contoh biografi singkat. Semoga bisa jadi bahan rujukan buat kamu yang ingin menulis biografi seseorang. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.