13+ Contoh Rumusan Masalah Penelitian, Makalah, Proposal, Skripsi dan Karya Ilmiah

Contoh rumusan masalah – Dalam sebuah makalah atau karya ilmiah istilah rumusan masalah adalah salah satu hal yang cukup penting. Rumusan masalah adalah bagian yang wajib ada dalam sebuah makalah atau karya ilmiah.

Dengan adanya rumusan masalah maka isi dari pembahasan akan terarah dan sesuai dalam lingkupnya. Bagi kamu yang belum terlalu mengerti mengenai apasih sebenarnya rumusan masalah ini? berikut ini penjelasannya.

Pengertian Rumusan Masalah

pengertian rumusan masalah penelitian

Rumusan masalah adalah bagian yang paling mendasar dalam sebuah makalah atau karya ilmiah. Rumusan masalah berperan sebagai tolak ukur pembahasan yang akan di bahas dalam sebuah makalah atau karya ilmiah.

Jadi, rumusan masalah ini berisi beberapa pertanyaan yang akan dibahas di dalam bab pembahasan selanjutnya. Dari rumusan masalah inilah yang akan menjadi fokus utama di dalam pembahasan.

Rumusan masalah adalah bagian penting yang membuat penelitian yang ada menjadi berarti. Tanpa adanya rumusan masalah tidak akan muncul hasil dari apa yang diamati.

Dengan pertanyaan – pertanyaan yang muncul akan membuat hasil penelitian lebih akurat dan terarah.

Baca juga: Contoh Paper

Definisi Rumusan Masalah Menurut Para Ahli

Rumusan masalah selain didefinisikan secara umum juga didefinisikan oleh beberapa orang ahli. Berikut ini pembahasannya.

> Pariata Westra berpendapat bahwa rumusan masalah adalah sebuah masalah yang ada karena adanya usaha seseorang untuk mencapai tujuan atau sebuah percobaan dengan maksud mencapai tujuan agar berhasil

> Sutrisno Hadi berpendapat bahwa rumusan masalah adalah suatu kejadian yang memunculkan beberapa pertanyaan kenapa dan mengapa.

Fungsi Rumusan Masalah

contoh Rumusan Masalah proposal
managerfoundation.com

Rumusan masalah adalah bagian yang terdiri atas pertanyaan – pertanyaan mengenai masalah yang harus dijawab dalam sebuah pengamatan.

Pertanyaan – pertanyaan mengenai masalah yang muncul itu selain dari rumusan masalah, juga muncul dari latar belakang yang di tulis dalam bab selanjutnya.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari rumusan masalah.

1. Fungsi yang pertama yaitu untuk mendorong suatu kegiatan dalam penelitian yang dilakukan untuk menjadikan sebuah alasan mengapa terjadi.

2. Fungsi yang kedua yaitu untuk menunjukkan, menentukan atau mengarahkan suatu pengamatan. Rumusan masalah ini bukan sebagai tolak ukur paten yang tidak bisa dirubah, tapi rumusan masalah bisa berubah dan berkembang sesuai dengan hasil yang ada di lapangan.

3. Fungsi yang ketiga yaitu untuk menentukan jenis data yang akan diamati, serta memilih data yang diperlukan atau data yang tidak dibutuhkan. Keputusan ini bisa ditentukan berdasarkan rumusan masalah yang ada.

4. Fungsi yang keempat yaitu untuk memudahkan peneliti dalam menentukan apa yang akan dijadikan sampel dalam penelitian yang diadakan.

Kriteria Rumusan Masalah

rumusan masalah penelitian
viryagroup.com

Melihat betapa sangat pentingnya keberadaan rumusan masalah dalam sebuah makalah atau karya ilmiah, terdapat beberapa kriteria – kriteria pokok yang harus dipenuhi. Ada tiga kriteria yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Kriteria yang pertama adalah berbentuk sebuah kalimat tanya atau kalimat yang mempunyai sifat introgatif, entah pertanyaan yang membutuhkan sebuah jawaban secara mendetail atau jawaban secara ringkas

2. Kriteria yang kedua adalah mempunyai hubungan dan manfaat untuk membentuk suatu upaya dari pengembangan teori yang sudah ada.

Dalam artian secara gamblang diharapkan dapat memberi bentuk masukan ataupun sanggahan dengan maksud menyumbangkan teoritik yang lebih akurat.

3. Kriteria yang ketiga adalah untuk suatu hasil perumusan yang tepat dibutuhkan perumusan dalam konteks yang aktual dalam kebijakan pragmatis, hingga solusi yang didapatkan memperoleh implikasi sebuah kebijakan yang nyata dan relevan.

Jenis Rumusan Masalah

contoh rumusan masalah skripsi
thedunnthing.com

Rumusan masalah ternyata bukan hanya terdiri dalam satu bagian saja. Tetapi terdapat beberapa jenis – jenisnya. Berikut ini adalah beberapa jenis dari rumusan masalah yang harus kamu ketahui.

1. Yang pertama adalah jenis rumusan masalah deskriptif, maksudnya adalah rumusan mengenai pertanyaan tentang suatu variable mandiri.

Lebih jelasnya yaitu rumusan masalah ini tidak dibuat untuk membandingkan variable dengan sampel yang ada dengan beberapa variable yang lainnya.

2. Yang kedua adalah rumusan masalah komparatif, maksudnya adalah rumusan masalah yang ditulis untuk tujuan melakukan perbandingan satu variable yang ada dengan variable lainnya yang berbeda.

3. Yang ketiga adalah rumusan masalah asosiatif, maksudnya adalah rumusan masalah yang membahas antara hubungan dua variabel dengan variabel yang lain.

Penempatan Sebuah Rumusan Masalah

penempatan rumusan masalah makalah
psychestudy.com

Rumusan masalah selain memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi, ternyata juga ada aturan khusus mengenai penempatannya. Berikut ini adalah ulasannya:

1. Penempatan yang pertama yaitu berada pada bagian utama dari sistematika penulisan

2. Penempatan yang kedua yaitu berada setelah penulisan latar belakang atau berada dalam satu lingkup penjelasan dengan latar belakang

3. Penempatan yang ketiga yaitu berada sessudah penulisan tujuan dari penulisan makalah atau karya ilmiah.

Sebenarnya dimanapun posisi penulisan rumusan masalah ini tidak terlalu berpengaruh. Karena hal yang terpenting adalah rumusan masalah harus tetap ada. Mengingat rumusan masalah adalah acuan dari pembahasan suatu penelitian yang dilakukan.

Cara membuat rumusan masalah

contoh rumusan masalah penelitian kualitatif
shutterstock.com

Bagi sebagian orang membuat rumusan masalah bukanlah hal yang mudah. Untuk membuatnya, dibutuhkan beberapa tata cara yang dijadikan acuan. Berikut ini adalah langkah – langkah cara menulis rumusan masalah.

1. Langkah yang pertama yaitu menggunakan bahasa formal dan kata baku.

2. Langkah yang kedua yaitu buatlah latar belakang dulu agar nanti penulisan rumusan masalah bisa mudah untuk dimengerti.

3. Langkah yang ketiga yaitu cobalah untuk membuat kata awalan dengan pertanyaan “bagaimana”, agar pembaca mengerti alur yang dibahas nantinya.

4. Langkah yang keempat yaitu kamu harus bisa mempertanggung jawabkan apa yang kamu pertanyakan dan apa yang ada nyatakan.

5. Langkah yang kelima yaitu buatlah pertanyaan yang pasti memiliki suatu jawaban untuk solusi. Hal ini sangatlah penting karena setiap pertanyaan yang tertulis harus memiliki jawaban yang akurat.

6. Langkah yang keenam yaitu tunjukkan kepada pembaca, apasih manfaat dari permasalahan yang kamu bahas. kamu harus bisa menggambarkan secara jelas dengan adanya masalah maka akan mendapatkan manfaat – manfaat yang akan di dapatkan.

7. Langkah yang keenam yaitu buatlah pertanyaan yang langsung mengena pada poin yang akan di bahas. Jangan bertele – tele.

8. Langkah yang ketujuh yaitu pertanyaan yang akan dibuat harus mengacu pada rumus 5 W + 1 H, maksudnya yaitu terdiri dari pertanyaan apa saja yang terjadi, mengapa hal tersebut terjadi, kapan hal tersebut terjadi, dimana hal tersebut terjadi, dan siapa yang melakukannya serta bagaimana hasilnya.

Dengan rumus ini akan memberikan jawaban yang cukup mendetail pada pembaca tanpa harus ditanyakan terlebih dahulu.

9. Langkah yang terakhir adalah coba cek lagi rumusan masalah yang telah dibuat. Apakah sudah sesuai ataukah belum. Sudah menggunakan bahasa yang tepat ataukah belum. Dan jangan lupa koreksilah keteraturan bahasan yang tertulis di dalamnya.

Contoh Rumusan Masalah Skripsi Tentang Tekhnologi

contoh rumusan masalah teknologi
jetsetmag.com

Dalam bahasan kali ini rumusan masalah bisa dicontohkan dalam masalah skripsi tentang tekhnologi. Mengenai kemajuan tekhnologi sekarang ini bisa terbentuk banyak sekali rumusan masalah yang muncul. Berikut ini adalah contoh rumusan masalahnya.

1. Apakah keberadaan tekhnologi di era globalisasi memberikan dampak yang baik untuk anak – anak, remaja maupun orang tua?

2. Mengapa dengan adanya kemajuan tekhnologi banyak sekali muncul hal – hal yang melenceng di masyarakat?

3. Kapankah mulai terbentuknya era tekhnologi yang semakin canggih sekarag ini?

4. Bagaimana pengaruh munculnya tekhnologi di tengah – tengah masyarakat yang kecanduan dengan tekhnologi pembayaran online?

5. Apakah masyarakat merasa diuntungkan dengan adanya kemajuan tekhnologi?

6. Apa sajakah yang dikeluhkan masyarakat dengan adanya kemajuan tekhnologi sekarang ini?

7. Sejak kapankah masyarakat mulai menggunakan teknologi dalam segala kebutuhan?

8. Apa strategi yang harus dibentuk agar penggunaan tekhnologi tidak disalah artikan?

9. Apa tekhnologi yang ada sekarang ini memudahkan masyarakat dalam berbagai hal?

10. Apakah masyarakat dengan terbuka menerima adanya kemajuan tekhnologi?

Baca juga: Contoh kata pengantar

Contoh Rumusan Masalah Tentang Pernikahan Dini

contoh rumusan masalah pernikahan dini
thestar.com

Dalam bahasan kali ini rumusan masalah bisa dicontohkan dalam masalah tentang pernikahan dini. Fenomena ini berupa maraknya pernikahan dini dibawah umur yang mulai banyak muncul di masyarakat karena pemikiran yang masih belum maju. Berikut ini adalah contoh rumusan masalahnya.

1. Apakah pernikahan dini sah secara hukum?

2. Legalkan pernikahan dini yang banyak terjadi di masyarakat pedesaan?

3. Apa yang mendasari terjadinya pernikahan dini?

4. Apakah pernikahan dini dilakukan atas suatu perjanjian atau bahkan karena kecelakaan?

5. Sejak kapan mulai marak pernikahan dini di masyarakat?

6. Apa penyebab orang tua mengizinkan anaknya melakukan pernikahan dini putra putrinya?

7. Apakah tidak ada hukum yang dijalankan pemerintah atas terjadinya pernikahan dini ini?

8. Apa dampak yang ditimbulkan dari pernikahan dini tersebut?

9. Siapakah yang memulai tradisi pernikahan dini dikalangan masyarakat?

10. Apa pengaruh yang menyebabkan gagalnya pernikahan dini?

11. Bagaimana strategi untuk mengurangi pernikahan dini?

12. Mengapa pernikahan dini di Indonesia masih banyak terjadi?

13. Sampai kapankah pemerintah melegalkan pernikahan dini?

Contoh Rumusan Masalah Tentang Pengamen Jalanan

contoh rumusan masalah pengemen jalanan
youtube.com

Dalam bahasan kali ini rumusan masalah bisa dicontohkan dalam masalah tentang pengamen jalanan. Pengamen jalanan ini biasanya banyak terdiri dari anak – anak yang putus sekolah atau mereka yang tinggal di kolong jembatan. Berikut ini adalah contoh rumusan masalahnya.

1. Apasih yang melatar belakangi anak – anak menjadi pengamen jalanan?

2. Bagaimana cara mengurangi populasi pengamen jalanan?

3. Bagaimana sikap pemerintah dengan adanya pengamen jalanan yang jumlahnya kian hari kian meningkat?

4. Kapankah pemerintah akan melakukan tindakan tegas kepada para pengamen jalanan?

5. Bagaimanakah system pendidikan yang seharusnya di dapatkan oleh pengamen jalanan?

6. Apakah pilihan menjadi pengamen jalanan adalah suatu keterpaksaan oleh oknum – oknum tertentu?

7. Mengapa pihak pemerintah belum membuat aturan secara resmi mengenai pengamen jalanan di bawah umur?

8. Bagaimanakah strategi untuk mengurangi jumlah pengamen jalanan?

9. Apakah dampak yang ditimbulkan dari banyaknya jumlah pengamen jalanan?

Nah, itulah sedikit ulasan mengenai rumusan masalah dalam sebuah makalah atau karya ilmiah. Bagi kamu yang belum memahami betul apa itu rumusan masalah, kamu bisa membaca artikel ini berulangkali sampai paham.

Dengan memahami pengertian, fungsi dan juga tata cara penulisan rumusan masalah, kamu pasti akan lebih mudah untuk menulis rumusan masalah. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.