Niat, Doa dan Tata Cara Sholat Tahajud Yang Benar

Doa Sholat Tahajud – Sholat tahajud merupakan sholat paling utama setelah sholat fardhu. Keutamaan sholat tahajud sangat banyak, namun hal itu sejalan dengan sulit untuk bangun mengerjakan sholat saat semua orang tertidur lelap.

Sholat Tahajud adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah tidur. Waktunya setelah sholat isya sampai masuknya waktu subuh. Bisa dikerjakan pada awal malam, tengah malam, dan paling utama dikerjakan pada sepertiga malam terkahir.

Sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang sangat dianjurkan untuk bangun mengerjakan sholat tahajud karena pada waktu tersebut doa mustajab sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadits shohih.

Siapa yang bangun sholat pada waktu itu hendaknya banyak berdoa. Berdoa agar diberi petunjuk, berdoa agar diberi kebaikan, dan doa doa lainnya, seperti doa untuk orang tua, doa untuk orang sakit, dan doa untuk kaum muslimin secara umum.

Daftar isi

Waktu Sholat Tahajud

Waktu Doa Sholat Tahajud
waktuku.com

Sholat malam boleh dilakukan pada awal malam, pertengahan malam, ataupun pada akhir malam. Semua itu pernah dilakukan oleh Rasulllah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu berkata:

waktu utama sholat tahajud

Al Hafizh Ibnu Hajar Rahimahullah dalam Fath Al Bari (3/23) berkata:

waktu utama sholat tahajud

Waktu Yang Paling Utama Untuk Sholat Tahajud 

Sholat malam sangat disunnahkan dilaksanakan pada sepertiga malam terakhir, agar mendapatkan saat saat yang sangat mulia dari Allah Azza Wajalla di saat orang yang bangun untuk sholat tahajud sangat sedikit.

Orang bangun sholat tahajud pada sepetiga malam terakhir akan mendapatkan kemuliaan yang tidak didapatkan oleh orang yang sholat lebih awal. Salah satunya ialah doa pada sepertiga malam terakhir maqbul, taubat mudah diterima, dan ditutupny aib seorang muslim.

Dari Abu Hurairah bahwasanya Raslullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

waktu paling utama sholat

Dalam riwayat Muslim (758) disebutkan;

batas sholat tahajud di akhir malam

 

Dalam hadits yang lain, diriwayatkan dari Amr bin Abbah, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa saallam bersabda;

batas waktu sholat tahajud

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa saallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin UmarRadhiyallahu anhuma;

sholat sunnah tahajud di malam hari

Aisyah Radhiyallahu anha mensifati sholat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa saallam, beliau berkata;

waktu afdhal sholat tahajud pada malam hari

Pada hadits Humaid bi Abdur Rahman dari seorang laki laki dari sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa saallam yang pernah menemani beliau ketika melakukan perjalannan dikatakan;

waktu utama mengerjakan sholat tahajud di malam hari

Dari Masruq, diapernah bertanya kepada Aisyah:

waktu dianjurkan sholat tahajud

Kata Ash-Sharih maksudnya adalah ayam jantan, dan biasanya ayam jantan itu berkokok ketika tengah malam atau sepertiga malam terakhir.

Niat Sholat Tahajud

Niat Sholat Tahajud
ilmtv.net

Salah satu bagian terpenting dari setiap ibadah adalah niat. Saat bangun mengerjakan sholat tahajud, reungkanlah apa niat sholat tahajud yang anda kerjakan. Hal ini penting karena niat sangat mempengaruhi nilai sholat tahajud yang dikerjakan.

Apakah anda bangun sholat tahajud karena ingin mendapatkan ridho dan rahmat Allah? Ataukah anda sholat tahajud karena ingin mendapatkan pujian dari orang-orang sebagai ahli tahajud? Hal ini mesti direnungkan dan berusaha meluruskan niat dalam ibadah ini.

Namun, perlu dipahami bahwa niat di sini bukanlah niat yang diucapkan dengan suara keras. Karena melafazkan niat dengan suara keras, tidak ada syari’atnya, sehingga tidak boleh diamalkan, apalagi dirutinkan.

Tata Cara Sholat Tahajud

Tata Cara Sholat Tahajud
mudhiti.me

Ada beberapa cara sholat malam atau sholat tahajud yang dilaksanakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tata cara tersebut telah dibahas oleh para ahli ilmu atau ulama dalam buku-buku fikih dan hadits, serta dalam berbagai risalah dakwah.

Tata cara sholat tahajud yang berbeda-beda itu, semuanya pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga para sahabat radhiyallahu anhum. Semua tata tersebut hukumnya sunnah dan boleh dikerjakan.

Hendaknya dalam melaksanakan sholat tahajud tidak hanya mengamalkan satu dari berbagai tata cara yang diajarkan oleh rasulullah, namun kalau bisa hendaknya mengamalkannya secara bergantian sebagi wujud mencontoh dan mengikuti sunnah Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Bila seseorang hanya mengamalkan satu cara dan meninggalkan cara lain yang juga diajarkan oleh Rasulullah, maka sama saja dia menghidupkan satu sunnah dan mematikan sunnah yang lain.

Tata cara yang telah diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah sangat jelas dan tidak perlu lagi mencari serta membuat cara-cara baru yang tidak ada landasannya dalam melaksanakan sholat tahajud.

Mengetahui tata cara sholat tahajud Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat penting agar tidak saling menyalahkan satu dengan yang lain terkait tata cara pelaksaan sholat tahajud, sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang karena kurangnya ilmunya.

Berikut ini rincian tata cara sholat tahajud Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang hendaknya di amalkan oleh setiap muslim.

1. Sholat malam sebanyak 13 rakaat dengan perincian sebagai berikut:

Rasulullah memulai sholatnya dengan sholat 2 rakaat yang ringan

Kemudian sholat 2 rakaat dengan bacaan yang panjang.

Lalu sholat 2 rakaat dengan bacaan tiap rakaat yang lebih singkat dari rakaat sebelumnya hingga rakaat ke-12

Terakhir sholat witir 1 rakaat

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari Zaid bib Kholid Al-Juhani dalam shohih Muslim.

2. Sholat malam sebanyak 13 rakaat dengan rincian sebagai berikut:

Menunaikan sholat malam 8 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat

Kemudian melakukan sholat witir langsung 5 rakaat

Hal ini berdasarkan hadits shohih yang diriwayatkan dari Ummul Mukminin Aisyah radhitallahu anha.

3. Sholat Malam 11 Rakaat dengan rincian sebagai berikut:

Menunaikan sholat 10 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat

Kemudian terakhir melakukan sholat witir 1 rakaat.

Hal ini sesuai dengan hadits shahih yang diriwayatkan Aisyah, beliau berkata:

tata cara sholat tahajud

4. Sholat malam sebanyak 11 rakaat dengan rincian sebagai berikut:

Melaksanakan sholat 8 rakaat dengan salam setiap 4 rakaat

Terakhir sholat lansung 3 rakaat dengan sekali salam

5. Sholat malam sebanyak 11 rakaat dengan perincian sebagai berikut:

Sholat langsung 9 rakaat, tidak duduk tahiyat kecuali pada rakaat 8 tanpa salam, kemudian berdiri 1 rakaat lagi lalu salam.

Kemudian sholat 2 rakaat dalam keadaan duduk.

6. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat tujuh raka’at seperti cara melakukan sembilan raka’at sebelumnya, (yaitu enam raka’at dilakukan secara bersambung tanpa duduk kecuali pada raka’at akhir, di mana beliau duduk untuk berdzikir, memuji Allah dan berdo’a kepada-Nya dan setelah itu bangun tanpa salam untuk melakukan raka’at yang ketujuh dan setelah itu baru beliau salam), lalu setelah salam beliau shalat dua raka’at dengan duduk.

7.

Jumlah Rakaat Yang Disunnahkan

Raka’at shalat tahajud yang dianjurkan, jumlahnya tidak lebih dari 11 atau 13 raka’at. Inilah yang menjadi pilihan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. ‘Aisyah radhiyallahu anha mengatakan,

tata cara sholat malam dan witir

Ibnu ‘Abbas mengatakan,

menunaikan sholat tahajud di malam hari

 

Zaid bin Kholid Al Juhani mengatakan,

tahajud sholat malam

Ini berarti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan witir dengan 1 raka’at.

Bolehkah Menambahkan Raka’at Shalat Malam Lebih Dari 11 Raka’at?

Al Qodhi ‘Iyadh mengatakan,

keutamaan mengerjakan sholat malam

Ibnu ‘Abdil Barr mengatakan,

keutamaan menunaikan sholat malam

Adapun dalil yang menunjukkan bolehnya menambah lebih dari 11 raka’at, di antaranya ialah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya mengenai shalat malam, beliau bersabda:

fadhilah mengerjakan sholat tahajud

 

Padahal ini dalam konteks pertanyaan. Bila shalat malam itu ada batasannya, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menjelaskannya.

Lalu bagaimana dengan hadits ‘Aisyah,

batas jumlah rakaat sholat tahajud

 

Hal ini bisa dijawab: Jika ingin mengikuti sunnah (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka mestinya mencocoki beliau dalam jumlah raka’at shalat juga dengan tata cara shalatnya. Sedangkan shalat yang paling bagus, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

batas jumlah rakaat sholat malam

 

Namun kebanyakan orang yang mengerjakan sholat malam tidak berdiri sebagaimana lamanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri. Bahkan ada yang mengerjakan sholat tahajud lebih dari 20 rakaat, namun sholatnya sangat singkat.

Keutamaan Sholat Tahajjud dan Anjuran Melaksanakannya

Keutamaan Sholat Tahajjud / Sholat Malam dan Anjuran Melaksanakannya
mediamaya.net

Sholat sunnah di tengah malam pada saat malam sudah gelap dan kelam, memilik keutamaan yang yang besar dan pahala yang tak terhingga besarnya dan tak seorang pun yang dapat menghitungnya. Shalat ini merupakan syi’ar atau tanda orang shaleh dan salah satu ciri orang yang bertakwa.

Sholat ini merupakan sholat yang berat, sehingga hanya orang-orang bertakwa yang mampu konsisten mengerjakannya dengan jumlah yang disunnahkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Karena keutamaan yang agung pada sholat tahajjud, Allah Azza Wajalla memerintahkan NabiNya Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk bisa menggapai keutamaan yang besar dan agung pada sholat ini, dan memperoleh posisi yang mulia di sisiNya.

Allah Ta’ala berfirman:

batas maksimal jumlah rakaat sholat tahajud

Dalil dalil yang menjelaskan keutamaan Sholat tahajud dan menganjurkan untuk mengerjakannya sangat banyak, baik dari Al-Qur’an muapun dari As-Sunnah.

Berikut ini beberapa diantara dalil dalil tersebut sebagai renungan yang dapat menngugah jiwa demi meraih kehidupan yang penuh berkah dan merasakan kenikmatan sholat tahajud meskipun hanya sesaat.

1. Allah Azza Wajjalla berfirman:

keutamaan sholat lail

2. Allah Ta’ala berfirman:

mengerjakan sholat tahajud tiap malam

3. Allah Azza Wajalla berfirman:

keutamaan sholat lail di malam hari

4. Allah Azza Wajalla berfirman dalam Surah Al Muzzammil ayat 1-4:

Faedah mengerjakan sholat malam

5. Allah Ta’ala berfirman:

khasiat sholat tahajud

6. Sholat Tahajud adalah Sholat Paling Utama setelah Sholat Fardhu

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dia berkata,

khasiat dari sholat malam

 

7. Sholat Tahajud adalah Salah Jalan Masuk Surga

Dari Abdullah Ibnu Salam, bahwa Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda;

keutamaan sholat tahajud tiap malam

8. Terdapat Ruang Yang Tembus Pandang Dalam Surga Untuk Orang Yang Gemar Sholat Tahajud

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Malik Al Asy’ari:

khasiat mengerjakan sholat lail

9. Sholat Tahajud adalah Sholat yang Paling Dekat dengan Allah

Dari Amr bin Abbah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

manfaat mengerjakan sholat malam

10. Mendapatkan Rahmat Allah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa salla bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah:

mengerjakan sholat lail di penghujung malam

Dalam riwayat lain disebutkan:

rutin menunaikan sholat lail

11. Orang yang Gemar Sholat Tahajud Termasuk Orang yang Dicintai Oleh Allah

Dari Abu Dzar, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

mengerjakan sholat lail setiap malam

12. Sholat Tahajud adalah Pencegah Kemaksiatan dan Pelebur Dosa-dosa

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

khasiat sholat lail bagi kesehatan

13. Orang Terbaik / Shalih ialah yang Senantiasa mengerjakan Sholat Tahajud

Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, bahwa ia pernah bermimpi lalu setelah itu ia menceritakan mimpinya kepada Hafsah. Hafsah kemudian menceritakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau bersabda:

khasiat sholat tahajud untuk kesehatan jasmani

Al Qurtubi berkata,

khasiat sholat tahajud di malam hari

14. Sholat Sunnah Paling Afdhal

khasiat sholat malam setiap hari

15. Dari Ummu Salamah, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

manfaat sholat lail kesehatan

“Maha suci Allah, fitnah apa yang turun malam ini? simpanan apa yang turun malam ini? Siapakah yang membangunkan pemilik pemilik kamar ini? Berapa banyak orang yang berpakain semasa di dunia, namun telanjang pada hari kiamat kelak”. HR. Bukhori no. 1126 dan At Tirmidzi no.2196

Hadits ini merupaka perintah agar membangunkan keluarga pada malam hari untuk beribadah, terlebih lagi ketika turun tanda tanda kekuasaan Allah. Hal ini disebutkan oleh Ibnu Hajar dalam Fath Al Bari.

Inilah beberapa dalil dari Al-Qur’an dan As Sunnah tentang keutamaan sholat tahajud dan anjuran untuk mengerjakannya. Pada shlat ini terdapat banyak sekali keutamaan yang tidak ada pada sholat sholat sunnah lainnya.

Doa Sholat Tahajud

Doa Sholat Tahajud
aboutislam.net

Sepertiga malam terakhir merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa kepada Allah Azza Wajalla. Allah berjanji akan menerima dan mengabulkna siapa saja yang berdoa pada waktu tersebut.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

keutamaan dan keajaiban sholat tahajud

Berdasarkan hadits di atas, maka siapa saja yang bangun pada sepertiga malam terakhir untuk sholat tahajud, hendaknya memperbanyak doa dan memohon ampun kepada Allah Azza Wajalla.

Doa yang dipanjatkan saat itu, bisa dengan bahasa Arab dari doa-doa dalam hadits dan Al-Quran, bisa dengan bahasa Indonesia, dan bahasa apa saja yang dipahami. Hal itu boleh, selama tidak melanggar ketentuan dalam berdoa.

Siapa saja yang bangun pada sepertiga malam terakhir, semestinya memanfaatkan waktu tersebut untuk menyampaikan berbagai permohonan kepada Allah. Memohon ampunan, momohon hidayah, kebaikan dunia akhirat, dan memohon jalan keluar dari berbagai permasalahan hidup.

Perlu dipahami bahwa tidak ada doa khusus pada waktu selesai sholat tahajud. Pada saat itu, kita bisa berdoa dengan doa dari Al-Qur’an dan As-sunnah, serta doa dari diri sendiri yang mengandung kebaikan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengajarkan doa khusus, namun beliau mengabarkan bahwa waktu sepertiga terakhir dari malam hari yang merupakan waktu paling utama mengerjakan sholat tahajud adalah waktu terbaik untuk memperbanyak doa.

Waktu Mengucapkan Doa Sholat Tahajud

waktu doa sholat tahajud
friendlymela.com

Doa sholat tahajud bisa disampaikan setiap selesai mengerjakan sholat tahajud 2 rakaat, atau sebelum sholat witir, atau saat sujud, atau ketika tahajud sebelum salam.

Seseorang boleh berdoa dengan bahasa sendiri, namun sangat dianjurkan juga mengucapkan doa-doa dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Adapun doa yang sangat dianjurkan dibaca ketika sholat tahajud berdasarkan hadits shohih, yakni doa iftitah dan doa setelah witir.

Doa yang dianjurkan untuk dibaca ketika iftitah

Dari Abu Salamah bin Abdurrahman bin Auf, beliau bertanya kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha, “Apa doa yang dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengawali shalat malam beliau?” Aisyah menjawab: “Beliau memulai shalat malam beliau dengan membaca doa:

mengerjakan sholat malam hari

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila mengerjakan sholat tahajud pada malam hari, beliau membaca doa iftitah:

manfaat mengerjakan sholat tahajud

Dari Abu Said Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat bangun malam, beliau bertakbir, kemudian membaca:

menunaikan sholat tahajud di akhir malam

 

Kemudian membaca:

menjalankan sholat malam setiap hari

 

Doa yang Dibaca Setelah Witir

Dari Ubay bin Ka’ab radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan:

menjalankan sholat tahajud tiap malam

Dalam riwayat Nasa’i dari Abdurrahman bin Abza radhiyallahu ‘anhu, ada tambahan:

kewajiban menunaikan sholat tahajud

Dalam riwayat yang lain, terdapat tambahan:

khasiat dan manfaat mengerjakan sholat malam

Adab Sholat Tahajud

adab sholat tahajud
ummi-online.com

Barangsiapa yang diringankan oleh Allah hatinya untuk bangun atau memiliki keinginan kuat untuk bangun pada malam hari menunaikan sholat, maka itu adalah kenikmatan yang sangat besar. Itu adalah keikmatan yang tidak semua orang dapat merasakannya

Olehnya itu siapa yang berada pada kondisi demikian, maka ada beberapa adab yang hendaknya ia perhatikan;

Menyiapkan Diri Dengan Melakukan Sesuatu Yang Dapat Membantu Bangun Pada Malam Hari

Butuh persiapan untuk bisa konsisten bangun pada malam dan menunaikan sholat tahajud, ada beberapa hal yang bisa membantu seseorang agar bisa lebih mudah bangun pada saat dimana semua orang tertidur dengan lelap.

Ada beberapa tips agar mudah bangun untuk melaksanakan sholat tahajud. Dengan menjalankan tips-tips tersebut, bangun konsisten sholat tahajud bukan lagi perkara yang mustahil. Tips-tips ini akan dibahas pada bagian akhir dari tulisan ini.

Berniat dan Bertekad Bangun Malam Saat Hendak Tidur

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

sholat tahajud di sepertiga malam terakhir

Tidur Dalam Keadaan Memiliki Wudhu

Salah satu adab sebelum tidur ialah berwudu sebelum tidur. Hal ini sesuai dengan petunjuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelang tidur.

Tidur Dalam Posisi Miring ke Sebelah Kanan

Hafsah Radhiyallahu anhu berkata:

“Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur, beliau meletakkan tangan kananya di bawah pipinya yang kanan”

Posisi miring ke sebelah kanan merupakan fitrah saat sebagaimana yang diterangkan dalam hadits Al Barra’ bin Azib.

Faidah

Posisi tidur Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang miring ke kanan menyimpan sebuah rahasia yakni bahwa terdapat sebuah gumpalan daging yang menggantung di bagian tubuh sebelah kiri.

Hal itu membuat posisi tidur miring ke arah kiri membuat tidur jadi terasa lebih berat / nyenyak sehingga sulit bangun, sebab tubuhnya berada dalam kondisi istirahat dengan baik, jadinya tidurnya pun terasa lebih berat / nyenyak.

Adapun tidur dengan posisi miring ke sebelah kanan, membuat seseorang merasa resah dan tidak bisa nyenyak karena gunjangan hatinya tersebut. Karena itu, para dokter menyarankan untuk tidur miring ke sebelah kiri agar dapat istirahat dengan maksimal dan tidurnya lebih terasa nyaman.

Adapun Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyarankan tidur dengan posisi miring ke arah kanan agar tidak terlampau lelap hingga tidak dapat bangun malam untuk menunaikan sholat tahajud.

Jadi, tidur miring ke arah kanan lebih bermanfaat untuk hati dan tidur miring ke arah kiri lebih bermanfaat untuk fisik. Wallahu a’lam”. Zad Al Ma’ad (1/321 – 322)

Sholat Witir Sebelum Tidur Bila Khawatir Tidak Dapat Bangun Malam

Namun bila ternyata dia terbangun di malam hari, maka dia dianjurkan tetap menunaikan sholat sesuka hatinya dan tidak perlu mengulang witir. Penjelasan mengenai hal ada bab sholat witir.

Berdzikir Kepada Allah Saat Hendak Tidur

Dzikir dan doa sebelum tidur sangat dianjurkan agar seorang muslim tetap dalam lindungan Allah Azza Wajalla dari berbagai keburukan yang dapat menimpanya saat dia dalam keadaan terlelap.

Dzikir-dzikir sebelum tidur juga diantara tujuannya ialah untuk menghindari gangguan syaitan, berupa mimpi buruk atau membuat seseorang sulit untuk bangun beribadah pada malam hari.

Ketika Bangun, Hendaknya Mengusap ‘muka tidur’ dari wajahnya dan Berdzikir Kepada Allah lalu Berwudhu

Dari Ubadah bin Shamit, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Keajaiban sholat tahajud di malam hari

Bersiwak

Hudzaifah Radhiyallahu anhu berkata, “ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bangun malam (dalam sebuah riwayat disebutkan ‘untuk sholat tahajud’), beliau menggosok giginya dengan siwak”. HR. Bukhori no.246 dan Muslim no.255

Dari Ibnu Abbas bahwasanya ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sholat malam dua rakaat dua rakaat, setelah selesai beliau bersiwak’. Maksudnya ialah beliau bersiwak setiap selesai dua rakaat. Dan ada kalanya beliua bersiwak tatkala bangun dari tidur atau setelah berwudhu.

Memulai sholat Tahajud dengan Dua Rakaat yang Ringan

Aisyah Radhiyallahu anhu berkata,

mengerjakan sholat malam hari

Nabi Shallallahu Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

tata cara menunaikan sholat lail

Membaca Doa Iftitah / Pembukaan Pada Sholat Tahajud Dengan Salah Satu Dari Doa-Doa Berikut

a. Aisyah Radhiyallahu anhu berkata, “Apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sholat malam / sholat tahajud, beliau membaca doa iftitah dengan,

khasiat mengerjakan sholat tahajud

b. Dari Hudzaifah Radhiyallahu anhu bahwasanya dia melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sholat tahajud dan beliau membaca;

“Allah Maha Besar (3x), Dzat Yang memiliki kekuasaan, kekuatan, kebesaran, dan keagungan”. Lihat Al Misykah (1200)

c. Dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila bngun mlama untuk sholat tahajud, belu membaca….” Lihat hadits riwayat Bukhori (1069 dan Muslim (769)

Catatan: Boleh saja membaca doa iftitah yang dikehendaki dari doa-doa iftitah yang yang disebutkan dalam pembahan tentang doa iftitah.

Berdiri Dalam Sholatnya Sesuai dengna Kemampuan, Tanpa Harus Memberatkan Dirinya

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أفضل الصلاة طول القنوت

“Sebaik-baik sholat adalah yang panajng waktu berdirinya / Qunut”. HR. Muslim no.756

Imam An-Nawawi Rahimahullah berkata, “Yang dimaksud dengan Al Qunut di sini menurut kesepakatan ulama adalah berdiri, sebatas yang aku tahu. Dalam hadits ini terdapat dalil bagi Imam Syafi’i dan mereka yang sependapat, bahwa panjang saat berdiri dalam sholat lebih utama daripada banyaknya ruku’ dan sujud”.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu memanjangkan waktu berdirinya ketika sholat tahajud. Aisyah Mengatakan bahwa Rasulullah pernah sholat malam hingga kedua telapak kaki bengkak. HR. Bukhori no.3748 dan Muslim no.2820

Dalam hadits Hudzaifah dijelaskan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat Al Baqarah, An Nisa’, dan Ali Imran dalam satu rakaat. Ibnu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata;

“Aku pernah sholat bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau memanjangkan sholatnya hingga aku berkinginan untuk melakukan sesuatu yang jelek”. Ia ditanya, “Apa yang kamu inginkan?” Ia menjawab, “aku ingin duduk dan meninggalkan sholat”. HR. Bukhori no.1135 dan 773

Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani berkata dalam bukunya Fath Al Bari (3/19), “Hadits ini sebagai dalil yang menunjukkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memilih untuk memanjangkan sholat tahajud. Ibnu Mas’ud adalah salah seorang sahabat ayng kuat dan sangat konsisten mengikuti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan dia taidak pernah berkeinginan untuk duduk melainkan setelah cukup lama berdiri yang di luar kebiasaannya”.

Catatan:

1. Terkait dengan memperpanjang sholat, bukan hanya pada memperpanjang bacaan Al-Qur’an saja sat berdiri, namun disunnahkan memperpanjang ruku’, sujud, duduk, dzikir, doa dan setiap bagian dalam sholat sebagaimana panjangnya berdiri.

2. Meperpanjang berdiri dan bacaan saat berdiri serta bagian sholat lainnya bukanlah merupakan syarat dalam sholat tahajud, akan tetapi itu merupakan keutamaan dan kesempurnaan bagi orang yang mampu melakukannya.

Mengerjakan Sholat Tahajud Kadang Dengan Berdiri Dan Kadang Dengan Duduk

Keadaan sholat tahajud Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ada tiga macam, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih;

Pertama: Beliau sholat dengan berdiri sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits hadits yang telah kita sebutkan

Kedua: Beliau sholat dan ruku’ dengan duduk. Aisyah Radhiyallahu anhha berkata, “Sebelum Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat beliau sering kali sholat tahajud dengan duduk”. HR. Muslim no.735 dan An Nasa’i no.1656

Dalam riwayat yang lain, disebutkan bahwa beliau melakukan hal itu setelah beliau mulai gemuk dan badannya terasa berat.

Aisyah Ummul Mukminin berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah sholat malam dengan panjang sekali dengan berdiri dan beliau juga pernah sholat malam yang panjang sekalai dengan duduk, jika beliau sholat dengan berdiri, beliau ruku’dengan berdiri pula. Bila beliau sholat dengan duduk, beliau ruku’dengan duduk pula”. HR. Muslim no.730, Abu Daud no.955 dan An Nasa’i (3/219)

Ketiga: Beliau awalnya membaca dengan duduk, lalu ketika tinggal sedikit dari bacaannya, beliau berdiri dan ruku’ dengan berdiri.

Asiyah Radhiyallahu anha berkata,

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah sholat dengan duduk dan membaca dengan duduk, lalu ketika bacaannya tersisa kira-kira sebanyak 30 atau 40 ayat, beliau pun berdiri dan melanjutkan bacaan dengan berdiri. Kemudian beliau ruku’ dalam kondisi berdiri, lalu sujud. Beliau melakukan hal yang sama pada raka’at kedua”. HR. Bukhori no.1118 dan Muslim no.731, lafaz ini miliknya

Jika Merasa Malas Atau Mengantuk, Maka Hendaknya Tidur Terlebih Dahulu, Kemudia Bangun Menunaikan Sholat Ketika Rasa Kantuk Telah Berkurang

Membaca Al Quran Dengan Tartil Dan Suara Yang Bagus

Merenungi Ayat-Ayat Al-Quran, Berta’awwudz, Bertasbih, Dan Menangis Tatkala Menunaikan Sholat

Memperbanyak Doa di Waktu Sahur, Baik Dalam Sholat Maupun di Luar Sholat

Disunnahkan Membangunkan Keluarga Untuk Sholat Tahajud

Berbaring Setelah Sholat Malam Hingga Waktu Sebelum Fajar

Hendaknya Tidak Meninggalkan Sholat Tahajud Kecuali Ada Udzur, Terutama Bila Sudah Terbiasa Sholat Tahajud Setiap Malam

Sholat Tahajud Ketika Mendapat Kesusahan

Bagi orang yang sedang mengalami kesusahan dalam bentuk apapun, sangat duanjurkan agar mengerjakan sholat tahajud dan memperbanyak doa pada akhir malam. Baik berupa kesusahan karena kemiskinan, jodoh tak kunjung ketemu, susah punya anak, lingkungan yang buruk, dan lainnya.

Mengetuk pintu Dzat yang memiliki segala sesuatu, maha kuasa atas segala sesuatu, merupak pilihan yang layak untuk menyelesaikan segala persoalan.Banyak orang yang sibuk memikirkan sebab dan lupa pada yang menciptakan sebab.

Sholat Tahajud Berjamaah

Sholat tahajud berjamaah
media.ihram.asiaa

Mengqadha Sholat Malam

Bagi orang yang terbiasa melakukan sholat tahajud atau sholat malam, lalu ia luput mengerjakannya suatu sebab seperti tertidur atau sakit, maka ia boleh mengerjakannya sebagai qadha pada siang hari sebelum masuk waktu sholat zuhur.

Aisyah Radhiyallahu anha berakata, “Apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak sempat sholat malam karena sakit atau lainnya, maka beliau sholat 12 rakaat di siang hari”.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Umar bin khotthab:

“Barangsiapa meninggalkan hizibnya / kebiasaan membaca hizib atau sholat malam atau lainnya (karena tertidur), kemudian menggantinya di waktu antara shubuh dan dzuhur, maka diberi pahala seoalah dia melakukannya sejak malam hari”.

Tips Mudah Bangun Sholat Tahajud

tips mudah bangun sholat tahajud
allwalpaper.in

1. Tidur siang / Qailulah walaupun sebentar.

2. Tidak begadang tanpa ada kebutuhan syar’i

Terdapat hadits yang menunjukkan makruhnya bercakap-cakap setelah sholat isya kecuali ada kepentingan yang mendesak.

3. Hindari tempat tidur yang terlalu empuk

karena kondisi itu menyebabkan banyak tidur dan lalai dari melakukan kebaikan. Hal ini sangat dianjurkan bagi orang selalu dihantui rasa malas beribadah dan cenderung ingin santai dan bersenang senang.

Sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Umar Radhiyallahu anhu bahwa kasur Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat kasar, Umar berkata;

“Aku pernah masuk ke rumah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada saat beliau berbaring di atas tikar, maka aku duduk. Kemudian kain selendang beliau mengendur ke bawah, dan pada saat itu, tidak ada lagi kain selendang lain yang menutupinya, aku melihat bekas tikar di lambung beliau”. HR. Bukhori no.2468 dan Muslim no.1479

Ummul Mukminin, Aisyah Radhiyallahu anhu berkata, “Bantal beliau yang digunakan untuk tidur malam, terbuat dariserabut pohon kurma”. HR. Abu Daud no.4146, hadits ini terdapat dalam shahih Al Jami’ no.4714

4. Pasang Alarm

 

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.