Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contoh Metode Penelitian

Metode penelitian – Metode penelitian adalah suatu bahasan mengenai cara melaksanakan penelitian. Suatu penelitian bisa berjalan sesuai rencana jika menggunakan metode – metode yang tepat. Metode penelitian ini digunakan sebagai acuan saat melakukan penelitian.

Pengertian metode penelitian

metode penelitian kuantitatif
ukwms.ac.id

Pengertian dari metode penelitian yaitu suatu bentuk langkah – langkah bagaimana suatu penelitian bisa berjalan. Metode penelitian ini saling berkaitan dengan tekhnik penelitian atau yang biasa dikenal dengan prosedur penelitian. Prosedur penelitian ini sebenarnya sudah tercakup dalam metode penelitian.

Selain pengertian secara umum, beberapa ahli juga mendefinisikan apa metode penelitian itu. Berikut ini penjelasannya.

Menurut Rothwell dan Kazanas, ia berpendapat bahwa metode adalah suatu tata cara yang meliputi pendekatan dan proses dengan maksud menyampaikan sebuah informasi

Menurut Titus, ia berpendapat bahwa metode adalah suatu rangkaian dari tata cara dan langkah – langkah yang teratur serta memiliki pola dalam dunia keilmuan.

Sedangkan penelitian itu sendiri adalah sebuah proses yang meliputi pengumpulan informasi – informasi yang bertujuan meningkatkan, megembangkan atau menginovasi sebuah penyelidikan.

Metodologi penelitian

Metodologi penelitian yaitu sebuah cara ilmiah untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam kepentingan penelitian ilmiah. Metodologi ini merupakan bentuk analisi teoritis mengenai suatu metode.

Dan penelitian sendiri merupakan pengamatan ilmiah secara systematis dengan maksud untuk mengembangkan ilmu pengetahuan.

Penelitian disini juga merupakan suatu bentuk usaha yang sudah tertata dan terstruktur dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan untuk mencari jawaban. Hakikat penelitian ini bisa di artikan dengan mulai mempelajari aspek tentang motif dari penelitian itu sendiri.

Tujuan Penelitian

metode penelitian kualitatif dan kuantitatif
trc.gov.om

Tujuan penelitian merupakan suatu rumusan dari hasil penelitian yang sudah melewati proses pencarian data, penemuan data, pengembangan data serta pengujian ilmu pengetahuan. Selain iyu juga, penelitian dipergunakan untuk menyelesaikan beragam permasalahan yang muncul.

Sebuah penelitian bisa dikatakan sudah baik apabila sudah memiliki unsur yang spesifik, baik dalam data maupun pengujian.

Inilah beberapa tujuan penelitian, berikut ulasannya :

1. Tujuan yang pertama yaitu untuk memperoleh suatu ilmu pengetahuan yang belum pernah ada

2. Tujuan yang kedua yaitu untuk mengembangkan suatu ilmu pengetahuan yang sudah pernah ada sebelumnya

2. Tujuan yang ketiga yaitu untuk menguji suatu kebenaran dari ilmu pengetahuan yang sudah pernah ada sebelumnya

Untuk pengertian tujuan penelitian secara detail terbagi menjadi 2, yaitu:

1. Tujuan dari penelitian ilmiah, secara alamiah penelitian ini adalah suatu wujud usaha tentang suatu hal. Akan tetapi, hasil dari penelitian tersebut belum bisa secara langsung dimanfaatkan. Kegiatan ini biasa dikenal dengan pure research

2. Tujuan dari penelitian praktis, secara alamiah penelitian ini bisa langsung diterapkan dalam kehidupan. Biasanya penelitian ini dikenal dengan applied research. Penelitian ini bermaksud untuk menentukan suatu nilai dari barang.

Penelitian ini juga masih terbagi menjadi 3 yaitu tujuan eksplorati, tujuan verivikatif dan tujuan pengembangan (development).

Tujuan eksplorati adalah sebuah penelitian yang dimaksudkan untuk mencari pengetahuan yang terbaru dan belum pernah diketahui sebelumnya.

Tujuan verivikatif ini adalah untuk melakukan pengujian mengenai kebenaran ilmu pengetahuan yang sudah ada.

Tujuan pengembangan adalah untuk mengembangkan serta mencoba menggali ilmu pengetahuan dalam suatu konsep yang lenbih mendalam.

Baca juga: Contoh daftar riwayat hidup

Manfaat penelitian

manfaat penelitian kualitatif
hub.jhu.edu

Penelitian memiliki manfaat – manfaat yang bisa di petik dari metodologi penelitian antara lain:

1. Manfaat yang pertama yaitu mengajarkan cara penyusunan karya ilmiah atau makalah secara baik

2. Manfaat yang kedua yaitu membantu memahami tujuan dari penelitian itu sendiri, sehingga bisa membuat seseorang bisa menyusun suatu keputusan yang pas

3. Manfaat yang ketiga yaitu bisa menilai hasil dari sebuah penelitian yang sudah ada sebelumnya, serta mengukur sukses tidaknya suatu penelitian yang ada.

Baca juga: Contoh abstrak

Jenis Jenis Penelitian

jenis jenis penelitian kualitatif
3idatascraping.com

Jenis – jenis penelitian ternyata terbagi menjadi dua, yaitu sesuai dengan tujuan dan kegunaanya. Untuk penjelasannya, simak ulasan berikut.

Jenis Penelitian Sesuai dengan Tujuan

1. Penelitian Eksploratoris

Penelitian eksploratoris adalah penelitian yang dilaksanakan dengan suatu penelitian lain yang tidak begitu dikenal dengan suatu permasalahan yang di akan diamati. Maksudnya suatu hal yang diteliti adlah hal yang tergolong baru yang masih belum terlalu banyak menghasilkan suatu bahasan

2. Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif dalah suatu penelitian yang dilakukan dengan maksud memberikan sebuah penggambaran suatu permasalahan yang terjadi yang menjadi suatu objek dari penelitian. Biasanya dalam penelitian ini didasarkan pada adanya indicator – indikator permasalahan

3. Penelitian Eksplanatoris

Penelitian eksplanatoris adalah suatu penelitian yang memiliki tujuan untuk memberi jawaban atas permasalahan yang ada. Hal ini seperti suatu bentuk variabel yang saling berkaitan. Dapat disimpulkan bahwa penelitian ini memiliki tujuan untuk membahas ulang hipotesa dari peneliti

Jenis Penelitian Sesuai dengan Kegunaannya

1. Penelitian Murni

Penelitina murni adalah sebuah penelitian yang masih murni untuk mengembangkan suatu ide gagasan, mengenai konsep ataupun teori guna menguji serta mengkaji sebuah hipotesa. Dan juga menguji mengenai kebenaran dari beberapa teori yang sudah ada sebelumnya.

2. Penelitian Terapan

Penelitian terapan adalah penelitian yang memiliki maksud untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan memberikan solusi pada suatu masyarakat. Fungsi sebenarnya dari jenis penelitian ini adalah praktis. Yakni mampu memberikan solusi untuk permasalahan yang ada.

3. Penelitian Aksi

Penelitian aksi adalah penelitian untuk memberikan solusi dari sebuah masalah melalui tindakan secara langsung dan sesegera mungkin.

4. Penelitian Kebijakan

Penelitian kebijakan adalah suatu penentuan kebijakan atas dasar fakta dan data yang telah diperoleh di lapangan. Biasanya penelitian ini menghasilkan sebuah peraturan, perundang – undangan, sk atau surat keputusan dan segala sesuatu yang memiliki kekuatan hukum di Negara.

5. Penelitian evaluasi

Penelitian evaluasi adalah penelitian yang bermaksud memberikan sebuah poin pada suatu kegiatan atau program dan kebijakan – kebijakan yang dikhususkan untuk masyarakat.

Macam Macam Metode Penelitian

macam macam penelitian deduktif
proanalyzer.com

Adapun beberapa macam metode penelitian yaitu:

1. Metode Historis

Metode penelitian yang memiliki maksud untuk melakukan suatu pembangunan di masa lampau secara objektif dan tertata secara structural dengan cara melakukan pengumpulan, penilaian, perivikasi dan pencampuran atau langsung pensintasisan bukti yang ada untuk menetapkan suatu fakta dalam mencapai sebuah kesimpulan yang sudah pasti dipertnggung jawabkan dalam sebuah hubungan mengenai hipotesis – hipotesis tertentu.

Seseorang yang melakukan metode historis ini bisa melakukan pengajuan pertanyaan – pertanyaan secara langsung dan bebas mengenai hal – hal di masa lampau dan untuk jawaban yang dilontarkan bisa didapat melalui fakta yang sudah dipilih, dibuat, disusun dalam sebuah paradigma.

Jadi, kesimpulannya penelitian metode historis ini adalah suatu bentuk penelitian yang cukup kritis pada kondisi tentang perkembangan dan sebuah pengalaman di masa lampau yang sudah di timbang dan dipikirkan secara teliti, cermat dan hati – hati. Dan untuk data validitas muncul berdasarkasn sumber sejarah dari beberapa penafsiran yang ada.

2. Metode deskriptif

Metode ini mempunyai maksud dan tujuan untuk mengumpulkan suatu informasi secara rinci dan actual, dimana apa yang di bahas menggambarkan apa yang terjadi sebenarnya.

Melakukan pengidentifikasian sebuah masalah atau melakukan pemeriksaan suatu keadaan dan praktek – praktek yang sedang berjalan, membuat suatu pengamatan perbandingan dalam menentukan apa – apa yang dilakukan oleh seseorang dalam menghadapi suatu permasalahan dari pengalaman mereka sendiri untuk menetapkan sebuah rancangan yang menghasilkan keputusan nantinya.

Jadi, kesimpulannya metode deskriptif ini adalah tata cara penelitian dengan cara menggambarkan secara jelas sistematis dan berkarakteristik dalam suatu bidang. Metode ini bukanhanya terbatas pada penjabaran penganalisisan tapi juga perpaduan.

Bukan hanya sekedar klarifikasi tapi juga mencakup organisasi. hakikatnya metode ini ada bukan untuk melakukan sebuah pengujian teori yag sudah ada. Akan tetapi, lebih terfokus pada pengamatan secara ilmiah.

3. Metode Korelasional

Metode yang merupakan lanjutan dari metode penelitian secara deskriptif. Pada metode ini membahas tentamng hubungan diantara variabel yang diteliti dan dijelaskan secara berkesinambungan.

Hubungan antar variabel ini dikenal dengan sebutan korelasi. Jadi dalam metode ini membahas suatu hubungan antar variabel yang ada untuk kemudian diamati. Tujuan utama dari metode ini adalah mengamati seberapa jauh suatu variabel pada vector berhubungan langsung dengan varisasi yang muncul dari faktor lainnya.

Apabila dalam bahasan tersebut terdapat hanya dua variabel saja maka hubungan ini dikenal dengan sebutan korelasi sederhana. Dan untuk variabel yang jumlahnya lebih dari dua dikenal dengan sebutan korelasi berganda.

Intinya pada metode ini mencari korelasi antara dua variabel yang menggunakan koefisien dari korelasi atau determinasi.

4. Metode Eksperimental

Suatu metode yang mempunyai kemungkinan untuk membuat suatu manipulasi variabel. Dalam metode ini dapat diamati bahwa variabel luar yang dapat mempengaruhi bisa dimusnahkan.

Tujuan dari variabel ini adalah untuk mencari hubungan apasih penyebab dan apasih akibat dari suatu hal dengan cara membuat pemanipulasian beberapa variabel. Manipulasi sendiri adalah sebuah perubahan secara tersistem nilai ataupun sifat dari variabel bebas.

Pengontrolan adalah kunci utama metode penelitian eksperimental ini, karena tanpa adanya sebuah control manipulasi dan pengamatan tidak akan menghasilkan suatu data yang pasti.

5. Metode Eksperimental

Metode yang hampir sama dengan metode sebelumnya metode eksperimental. Perbedaannya dalam metode ini tidak bisa membuat suatu pemanipulasian berdasarkan kemauannya sendiri.

Ada dua ciri yang menonjol dari metode penelitian kuasi eksperimental yaitu pertama, pihak peneliti tidak bisa menempatkan subjek kelompok secara acak. Pihak peneliti hanya bisa memasangkan variabel bebas dengan kelompok lain yang tidak memiliki variabel bebas.

Yang kedua yaitu pihak peneliti tidak bisa secara bebas sesuai keinginannya untuk menggunakan variabel bebas.

Cara Membuat Metode Penelitian

menyusun metode penelitian
monash.edu

Dalam penulisan metode penelitian ini tidak bisa sembarangan, ada beberapa hal pokok yang harus di cantumkan di dalamnya, seperti apa jenis penelitiannya, dari mana sumber datanya, sepeti apa tekhnik pengumpulan data yang digunakan, bagaimana variabel penelitian dan definisi operasionalnya serta metode apakah yang digunakan dalam menganalisis data.

Bagi Anda yang masih belum paham betul mengenai hal ini, Anda bisa menyimak langkah – langkah pembuatan metode penelitian:

1. Merumuskan dan mengidentifikasi permasalahan

Seorang peneliti sebelum melakukan penelitian harus mencari sebuah permasalahan yang ingin diselesaikan. Pengidentifikasian masalah ini harus disesuaikan dengan latar belakang yang ada. Serta membentuk pertanyaan – pertanyaan pada rumusan masalah.

2. Melaksanakan sebuah studi pendahuluan

Peneliti bisa mencoba untuk memahami isi kajian pustaka untuk kemudian digunakan sebagai landasan teori yang dibutuhkn dalam pembuatan hipotesis.

Sebuah hasil penelitian dinilai baik apabila memiliki landasan teori sebagai dasar yang bersifat kuat dan relevan. Peneliti harus pandai – pandai mencari kajian teori yang pas sebagai landasan penelitiannya. Pendahuluan yang ditulis peneliti harus disesuaikan dengan isian dari pembahasan selanjutnya.

3. Membuat rumusan hipotesis

Peneliti harus memiliki titik focus pada permasalahan yang akan dibahas. Peneliti harus memiliki data yang akurat sebelum melakukan penganalisisan. Hipotesis ini adalah suatu penilaian dasar, yang belum menembus pada sebuah kesimpulan yang paten.

Jadi, hipotesis yang muncul masih bisa berubah – rubah hasilnya. Karen hipotesis ini hanya berupas dugaan sementara sebelum adanya pernyataan yang benar – benar menjadi hasil akhir.

4. Membuat identifikasi variabel dan definisi operasional variabel

Variabel dibuat untuk menentukan permasalahan yang dibahas lebih jelas dan actual. Dalam proses selanjutnya peneliti harus membuat suatu definisi operasional variabel untuk menjabarkan maksud dan tujuan dari penelitiannya.

5. Membuat penentuan rancangan atau sebuah desain penelitian

Rancangan ini merupakah suatu tata cara aplikatif yang digunakan peneliti. Rancangan ini harus dibuat secara terbuka sehingga untuk pembuktiannya bisa langsung diuji oleh orang lain.

Jika pengujian yang dilakukan oleh orang lain bisa membuahkan hasil yang bagus, maka penelitian bisa dianggap berhasil

6. Membuat membuat instrument penelitian

Instrument penelitian adalah suatu susunan pertanyaan yang dijadikan bahan acuan dalam pengumpulan data. Dalam penyusuna instrument ini tidak boleh sembarangan harus membuat sebuah pertanyaan – pertanyaan yang bisa menembus dari inti pembahasan.

7. Mencari subyek penelitian

Subjek penelitian adalah orang yang akan terlibat dalam penelitian. Biasanya subyek ini bisa berupa sampel atau populasi.

8. Menjalankan penelitian

Pelaksanaan sebuah penelitian ini merupakan proses penting dalam pengumpulan data. Prosesi pengumpulan data ini harus dilakukan secara hati – hati karena nanti hasil dari penelitian harus bisa dipertanggung jawabkan oleh peneliti.

9. Membuat analisis data

Analisis data bisa dilakukan setelah pengumpulan data. Analisis penelitian sendiri ada dua macam yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.

10. Membuat rumusan hasil dari penelitian yang dilakukan dalam pembahasan

Intinya pada bagian ini adalah suatu kegiatan menjawab sebuah pertanyaan dari instrument atau focus bahasan sesuai dengan hasil yang di analis. Hasil analisis harus dijelaskan secara detail dan beralasan yang bisa dipertanggung jawabkan.

11. Susunlah laporan penelitian dan buatlah desiminasi

Jika seorang peneliti sudah selesai melakukan sebuah penelitian ia harus menyusun laporan penelitian. Dan untuk desiminasinya bisa langsung menulisnya dalam bentuk jurnal atau mempresntasikannya dalam sebuah seminar yang ditujukan untuk masyarakat luas.

Pendekatan Dalam Pembuatan Metode Penelitian

metode penelitian kuantitatif
picquery.com

1. Pendekatan metode penelitian secara kualitatif

Pendekatan yang lebih condong pada penjelasan masalah yang lebih rinci dan menyangkut pengembangan dari sebuah teori.

2. Pendekatan metode penelitian secara kuantitatif

Pendekatan yang lebih mengarah pada penilaian dari angka – angka pada suatu masalah yang dibahas dan menyangkut pembuktian dari suatu teori yang ada.

Demikianlah pembahasan secara ringkas mengenai metode penelitian. Bagi Anda yang sekarang ini sedang kebingungan dengan apasih maksud dari metode penelitian, apa tujuannya, apa saja macam – macamnya hingga bagaimana cara membuat sebuah metode penelitian, Anda bisa langsung membaca ulasan – ulasan ringkas diatas. Semoga bermanfaaat dan terimakasih.

Satu pemikiran pada “Pengertian, Tujuan, Jenis dan Contoh Metode Penelitian

  1. Ulasan Agan dalam artikel ini sangat menambah menarik dan mudah di pahami, ini artikel yang bermanfaat sekali
    Terimakasih Agan telah meluangkan waktu untuk penulisan artikel ini

Tinggalkan komentar