713+ Nama Bayi Perempuan Islami dan Modern Beserta Artinya

Nama Bayi Perempuan – Siapa pun anda yang membaca artikel ini, saya yakin anda sedang mencari nama yang terbaik untuk putri tercinta anda. Pada tulisan ini, kami telah menyusun nama nama bayi perempuan yang islami. Lafaznya bagus, maknanya indah, dan mudah diucapkan.

Kami juga melengkapi tulisan ini dengan panduan lengkap dalam memilih nama untuk putra putri kaum muslimin. Mulai dari pentingnya sebuah nama, siapa yang berhak memberi nama, nama nama yang disunnah, yang makruh, dan nama nama yang dilarang.

Nama Bayi Perempuan Islami

Pada tulisan kali ini, kami telah mengumpulkan nama nama bayi perempuan yang islami. Baik yang diambil dari bahasa Arab ataupun nama- nama shahabiyah atau para perempuan- perempuan sholehah lainnya.

Sebelum memberikan nama kepada bayi anda, sebaiknya musyawarah dulu antara suami istri dan pilihlah nama yang disepakati. Kalau perlu minta pandangan orang yang lebih faham sebelum memberikan nama kepada putri- putera tercinta Anda.

Nama Arti
Abidah Ahli Ibadah, Yang taat beribadah
Afiyah Sehat selamat
Amaliah  
Aminah Yang dapat dipercaya
Athifah Yang punya belas kasih, perasaan
 Abirah Wangi
Adibah Beradab
Adilah Adil
Adlah Keadilan
Afifah Suci
Afrah Periang
Aidah Kembali
Ainul Hayah Mata kehidupan
Aisyah Istri Rasulullah
Akifah Yang beri’tikaf
Alfiyah Yang memiliki sifat Ribuan
Aliyah Yang tinggi
Alifah Yang ramah tamah
Alilah Yang memakai wewangian
Amimah Yang memiliki tubuh lenjang
Amirah Putri bangsawan
Anaqah Yang baik dan enak dipandang
Aniqah Yang indah menawan
Aqilah Yang berakal, cerdas
Asila Yang Asli, Suci
Asiah Istri Fir’un yang beriman
Asma Putri Abu Bakr
Athifa Lemah lembut
Athiyyah Pemberian
Atiah Yang datang
Atikah Pemurah, yang murni
Atsilah Yang mempunyai keturunan yang baik
Azhar Bunga bunga
Azizah Mulia, Perkasa
Badriyah Bulan pernama
Bahirah Elok
Balighah Fasih
Balqis Ratu nabi sulaiman
Bari’ah Cantik
Bariyah Pandai, Mahir
Bashirah Berakal
Basyarah Indah
Basyirah Kabar gembira
Dalilah Bukti
Daniah Buah yang mudah dipetik
Dzikra Ingatan, Zikir
Daliah Alat pengambil air
Daliyah Pohon Anggur
Dania Hampir
Dzakirah Yang berdzikir, selalu ingat
Dzakiyyah Cerdas
Fadiyah Menyelamatkan, Yang terlindung
Fahimah Memahami
Faidah Manfaat
Faiqah Unggul, Istimewa
Fadhilah Yang mulia
Faizah Yang menang
Fakhirah Yang Bangga
Fakhriyah Kebanggaan
Fakinah Yang baik jiwanya
Farah Kesenangan
Farha Yang senang
Farhah Yang senang
Faridah Tunggal
Farihah Bahagia
Farisah Pahlawan
Fashihah Fasih
Fathiyah Pembuakaan
Fataniah Bijak
Fathinah Cerdas
Fatimah Putri Rasulullah
Fauziyah Kemenangan
Fazilah Jujur, Cemerlang
Fikriyah Pemikiran
Hafidzah Penghafal, Penjaga
Hafshah Istri Nabi, Pemberani
Haibah Wibawa
Hajar Istri Nabi Ibrahim alaihissalam
Habibah Kekasih
Khadimah Pelayan
Hakimah Bijaksana
Halimah Berakal, Sabar
Halwa Manisan
Hamidah Bertahmid
Hanifah Lurus
Haniyah Senang, Gembira
Hasanah Kebaikan
Hasna Cantik, Baik
Hazimah Wanita yang sangat teliti
Hidayah Petunjuk
Hindun Sahabat wanita
Huriyah Pengikut setia
Huwaidah Yang menyatukan
Inayah Perlindungan
Iffah Tahu harga diri
Iftinah Mengagumkan
Imarah Pembahngunan, Kemakmuran
Istiqomah Lurus
Izzah Kemulian
Jamilah Cantik
Jauharah Batu permata
Jauza Bintang gemini
Juwairiyah  Nama istri Nabi
Kalimah Yang disukai
Kaltsum Wajah yang cantik
Kamilah Yang sempurna
Khaulah Sahabat wanita terkenal, rusa betina
Karimah Yang mulia
Khadijah Istri Nabi
Khairiah Kebaikan
Khalilah Kesayangan
Laila Malam
Labibah Cedas
Luthfiyah Lemah lembut
Magfirah Pengampunan
Mahabbah Kasih sayang
Mahbubah Yang disenangi, dicintai
Mahdiyah Yang mendapat hidayah
Mahfuzhah Yang terpelihara
Mahibah Disegani, penuh wibawa
Mahirah Pandai
Maimunah Yang diberkahi
Maisaroh Ketenangan
Majidah Mulia
Manshurah Yang ditolong
Mansyudah Yang diidam idamkan
Maqbulah Yang diterima permintaannya
Mantsurah Ucapan yang baik
Mardhiyah Yang diridhoi
Mariah Nama istri Nabi, wajahnya berseri seri
Marsya Subur
Marwa Hati hati dalam berpikir
Maryam Ibu Nabi Isa
Masiikah Nama Shahabiyah
Masyhurah Terkenal
Masyithoh Penyisir rambut
Mawaddah Cinta kasih
Maisurah Yang dimudahkan
Mazaya Kelebihan
Misykah Lentera
Mufidah Yang memberi manfaat
Muhajirah Yang berhijrah
Muhsinah Yang berbuat baik
Mujahidah Yang berjihad
Mukhlishoh Yang ikhlas
Multazimah Yang berkomitmen
Munawwarah Yang berseri seri
Munibah Berinabah / Taubah
Munifah Kedudukan yang tinggi
Munirah Bercahaya
Muqsithoh Yang Adil
Mursyidah Yang membimbing
Muslimah Yang beragama islam
Mutmainnah Yang tenang
Nabihah Cerdik
Nabilah Cerdik, Mahir
Nada Embun
Nadhifah Bersih
Nadhirah Menawan
Nadiah Awal mula sesuatu
Nadidah Sepadan
Nadimah Teman akrab
Nadirah Jarang, Langka
Nadiyah Yang memanggil
Nadwah Dewan, Sekumpulan orang
Nafhah Aroma yang sejuk
Nafilah Ibadah tambahan
Nafisah Yang berharga, Bekedudukan tinggi
Nahidhah Bagkit dengan tekad bulat
Nahilah Yang menyumbangkan ilmu dan adab
Nahiyah Yang melarang
Naifag Bermartabat
Nailah Suka memberi
Naimah Halus, Lunak
Najdah Bantuan
Najibah Mulia
Najihah Sukses
Najilah Memiliki keturunan terhormat
Najimah, Najmah Bintang
Najiyah Yang selamat
Najwa Berbisik-bisik
Nakhwah Harga diri
Namiah Sempurna tubuh, akhlak dan akalnya
Naqiyah Jernih
Nashiroh Penolong
Nasihah Wanita penasihat
Nasyiah Perkembangan
Nasyidah Dapat meraih cita-cita
Nasyithoh Rajin, enerjik, tekun
Nasywah Kebahagiaan
Natsiroh Pandai
Naurah Bunga
Nazhirah Sepadan
Nazifah Bersih
Nazihah Bersih
Nida Seruan
Nikmah Kenikmatan
Nismah Angin semilir
Nuha Akal
Nur Aini Cahaya mataku
Nur Husnina Cahaya kebaikanmu
Nur Jannah Cahaya surga
Nuwairah Api kecil yang bercahaya
Nuzhah Rekreasi
Qabilah Yang menerima
Qadriyyah Yang selalu mampu
Qafilah Rombongan
Qoidah Aturan
Qariah Pembaca
Qasidah Yang punya tujuan
Qadisah Suci
Qarinah Pendamping
Qarirah Wanita yang lapang hatinya

 

Apa Pentingnya Sebuah Nama?

Seberapa pentingkah sebuah nama? Nama memiliki arti penting dalam kehidupan, sesuatu bisa dibedakan dengan sesuatu yang lain dari namanya.

Begitu juga dengan manusia, bisa kita bedakan setiap orang dari namanya. Bila Seseorang tidak memiliki nama, lalu bagaimana kita menanggilnya.

Karena begitu pentingnya nama itu, dalam setiap pertemuan dengan orang-orang baru, yang pertama ditanyakan adalah namanya.

Maka pemberian nama pada anak dilakukan sejak kelahirannya agar orang-orang bisa membedakannya dari anak-anak yang lainnya.

Pengaruh Nama Pada Kepribadian Anak

dela.biz

Dalam memberi nama, hendaknya dinamai dengan nama yang baik, dari segi arti dan lafaznya. Nama yang baik akan sangat berpengaruh pada psikologi sang anak. Bila anak diberi nama yang baik, ia akan lebih senang dan bahagia dengan namanya.

Selain berpengaruh pada psikologi, nama juga merupakan doa. Seorang anak diberi nama yang baik dengan harapan agar ia bisa menjadi sosok sesuai denga namanya. Misalnya seorang anak diberi nama Ahmad, diharapkan dia memiliki akhlak yang terpuji sebagaimana dengan namanya.

Siapa Yang Berhak Memberi Nama Untuk Anak?

Para Ulama sepakat bahwa yang paling berhak memberikan nama kepada bayi adalah ayah dari bayi tersebut, tidak ada perbedaan terkait hal ini. Ibu dari bayi tidak boleh merampas hak ayahnya dalam pemberian nama untuknya.

Ibnu Qoyyim rahimahullah berkata;

nama bayi perempuan islami

Beliau juga mengatakan;

nama anak perempuan islami

Allah Azza Wajalla berfirman:

nama bayi perempuan islami modern

 

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma, Rasulullah bersabda:

nama anak perempuan islami dan keren

Hadits ini menunjukkan bahwa pada hari kiamat kelak setiap orang akan dipanggil dengan nama ayahnya atau bapaknya, fulan bin fulan atau fulanah bin fulan. Bukan dengan nama ibunya, fulan bin fulanah atau fulanah bin fulanah.

Bila terjadi perselisihan antara ayah dan ibu bayi dalam memilih nama, maka ayah lebih dikedepankan. Namun demi menjaga keutuhan dan keharmonisan antara suami istri, hendaknya ada musyawarah untuk mendapat kesepakatan.

Orang tua hendaknya bertanya kepada orang alim dalam memilih nama untuk anaknya, apalagi jika tidak faham makna dari nama yang akan diberikan kepada anaknya.

Waktu Pemberian Nama Kepada Anak?

Tidak ada batasan tertentu dalam pemberian nama untuk bayi yang lahir. Orangtua boleh menamai bayinya pada hari kelahirannya, pada hari ke tujuh, atau pada hari-hari lainya. Dalam hal ini, masing-masing ada dasar hukumnya.

Pemberian nama kepada anak pada hari kelahirannya dasarnya adalah hadits Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah bersabda:

nama nama anak perempuan modern

 

Hadits ini merupakan dalil akan bolehnya memberi nama bayi pada hari kelahirannya. Tidak perlu menunggu hari ketiga atau hari ketujuh. Sesaat setelah bayi lahir, ia diberi nama dan dipanggil dengan nama itu.

Pemberian nama pada hari ketujuh dasarnya adalah hadits shohih yang diriwayat dari Samurah bin Jundub Rahiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah bersabda:

nama bayi perempuan modern islami

 

Hadits ini menjadi dalil bahwa pemberian nama pada bayi ialah pada hari ketujuh dari kelahirannya, yaitu pada hari bayi tersebut diaqiqah.

Terkait perbedaan ini, Syaikh Abu Abdillah Ahmad bin Ahmad mengatakan bahwa;

nama anak modern

Imam Bukhori Rahimahullah memberikan jalan tengah dalam hal ini, beliau menggabungkan dua hadits yang membahas masalah ini.

Beliau mengatakan bahwa orang yang mampu melakukan aqiqah , maka ia boleh menamai bayinya pada hari dimana bayi itu lahir.

Bila ia melakukan aqiqah untuk bayinya, maka pemberian nama boleh ditunda hingga hari ketujuh dimana ia melakukan aqiqah.

Al-Hfizh Ibnu Hajar mengomentari pendapat Imam Bukhori:

nama anak islami modern

Ibnu Qayyim Rahimahullah mengatakan:

nama anak islami modern

Olehnya itu, identitas boleh diberikan pada hari kelahiran bayi, bisa juga ditunda hingga hari ketiga atau pada hari aqiqahnya, boleh juga setelah hari aqiqahnya. Jadi, pemberian nama kepada anak tidak ada batasan waktunya”.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al-’Utsaimin Rahimahullah berkata;

nama anak perempuan islami keren

Adab Memilih Nama Untuk Anak?

Tidak boleh serambarangan dalam memilih nama untuk bayi laki laki maupun perempuan, karena nama seorang anak akan menjadi ciri khasnyaa. Ia akan dipanggil dengan nama itu, serta nama itu akan menyertainya ke mana pun ia pergi sampai akhir hayatnya.

Karena itu, memilih nama pada dasarnya bukanlah hal sepele. Perlu teliti dan memahami nama yang akan diberikan kepada bayi. Untuk lebih jelasnya, berikut ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam memilih nama untuk anak, diantara:

1. Lafaz dan maknanya bagus

Tidak boleh memberi nama anak dengan nama-nama yang jelek, baik dari segi lafaz maupun makna. Selain tidak diperbolehkan dalam islam, hal itu juga akan berdampak pada anak dikemudian hari.

2. Nama yang singkat, hurufnya sedikit, mudah diucapkan dan dihafal

Hindari nama yang terlalu panjang, sulit diucapkan. Nama yang paling bagus ialah nama yang pendek, serta mudah diucapkan dan diingat.

Memberi nama untuk anak dengan nama orang-orang sholeh dari kalangan para Nabi, Rasul dan orang sholeh lainnya.

Menggunakan nama mereka sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada mereka, serta dengan harapan semoga anak juga bisa memiliki sifat-sifat terpuji sebagai sifat-sifat orang-orang sholeh tersebut.

Syaikh Abu Bakar Abu Zaid hafizahullah berkata:

nama bayi perempuan islami modern

Nama Terbaik Untuk Anak

Dalam memberikan nama kepada bayi, baik laki laki maupun perempuan, hendaknya memberikan nama-nama yang baik. Baik dari lafazh maupun makna. Meskipun sebuah nama maknya baik, namun asing bagi masyarakat sekitar maka sebaiknya nama itu dihindari.

Ada sejumlah hadits yang menunjukkan bahwa sebagian nama memiliki keutamaan di atas nama yang lainnya. Olehnya itu, pada tulisan kali ini kami akan mengurutkan nama terbaik berdasarkan hadits-hadits Rasulullah dan pendapat para ulama.

1. Nama Abdullah dan Abdurrahman

Dalam kitabnya Al-Azkar, Imam An-Nawawi Rahimahullah menyebutkan “Penjelasan nama yang paling dicintai oleh Allah”. Dalam bab tersebut beliau membawakan dua hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu anhuma, Rasulullah bersabda:

nama islami keren

 

Dari Jabir bin ‘Abdillah, ia berkata:

nama anak muslimah keren modern

 

Nama Abdullah dan Abdurrahman memiliki keunggulan dari nama nama yang lain dari beberapa segi:

Pertama: Kedua nama ini mengandung penghambaan yang khusus antara seorang hamba dan Allah dibandingkan nama nama lainnya, yang juga bersandar pada Asmaul Husna

Nama ‘Abdullah’ mengandung mengandung sifat ubudiyah, yakni penghambaan dalam ibadah yang hanya ada kaitannya antara Allah dan hambanya. Sama hal ini dengan ‘Abdurrahman’, nama ini juga mengandung sifat ubudiyah, yakni penghambaan kepada Allah.

Sifat Ar-Rahman adalah sifat rahmat yang khusus hanya antara Allah dan hambanya. Faedah dari Al Futuhaat Ar Robbaniyah ‘alal Adzkar An Nawawiyah, Ibnu ‘Allan Asy Syafi’i, 6/72

Kedua: Allah menkhususkan kedua nama yang mengandung penghambaan tersebut dalam Al-Qur’an dari nama nama terbaik lainnya.

Allah Azza Wajalla berfirman:

anak laki laki islami terbaru

Ketiga: Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam menamai anak pamannya Al ‘Abbas dengan nama Abdullah

Rasulullah memberikan nama itu kepada beliau menunjukkan bahwa nama itu memiliki keutamaan dari nama-nama lainnya. Abdullah bin Al Abbas adalah sepupu Rasulullah yang sangat dekat dengan beliau.

Keempat: Sahabat Rasulullah yang bernama Abdullah ada sekitar 300 orang. Faedah dari Tasyimatul Mawlud, hal. 32-33

Jumlah sahabat Rasulullah yang bernama Abdullah sangat banyak. Sebagian diantara mereka diganti namanya menjadi Abdullah setelah masuk Islam dan bertemu dengan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Banyak pula para sahabat yang menamai anak mereka dengan Abdullah dan Abdurrahman, seperti Abdullah bin Umar, Abdurrahman bin Abi Bakr, Abdullah bin Mas’ud, dan alin lain.

2. Nama Bentuk Penghambaan Pada Asmaul Husna Lainnya

Yaitu nama ‘Abdu’ yang disandarkan atau disambungkan dengan Asmaul Husna selain ‘Allah’ dan ‘Ar Rahman’, seperti Abdul ‘Aziz, ‘Abdul Malik, ‘Abdul Halim, Abdul Hakim, dan Lainnya.

Ketika menjadikan Asmaul Husna sebagai nama, maka wajib menambahkan ‘Abdu’ yang disandarkan kepada Asmaul Husna, atau menghilangkan alim dan lam pada asmaul husna. Penjelasan akan hal akan diuraikan nanti.

3. Nama Para Nabi dan Rasul Allah

Dianjurkan menggunakan nama para Nabi dan Rasul Allah untuk bayi seorang muslim. Nama para Nabi dan Rasul merupakan nama nama terbaik setelah nama nama yang disandarkan kepada Asmaul Husna.

Para Nabi dan Rasul tentu memiliki dan menggunakan nama nama yang baik di sisi Allah Azza Wajalla. Karena itu, sangat dianjurkan bagi kaum muslimin agar menamai bayi mereka dengan nama para Nabi dan Rasul.

Dalam Al Qur’an Allah menyebutkan 25 nama Nabi dan Rasul, diantaranya; Adam, Nuh, Musa, Isa, Ibrahim, Muhammad. Nama nama nabi yang lainnya juga disebutkan dalam beberapa riwayat.

Nama ‘Muhammad’ merupakan nama terbaik dari nama nama para Nabi. Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

nama bayi anak perempuan

 

Hali ini menunjukkan bahwa diperbolehkan menggunakan nama nama para Nabi dan Rasul, bahkan nama mereka termasuk nama nama terbaik yang bisa digunakan.

Dalam Syarh Muslim, beliau menjelaskan;

nama bayi perempuan keren islami

4. Nama Orang Sholeh

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

nama anak perempuan islami

 

Hadits ini menjadi dalil dianjurkannya menggunakan nama orang orang sholeh, hal ini karena mereka juga menggunakan nama nama yang baik. Nama orang sholeh yang terbaik digunakan ialah nama nama para sahabat Nabi karena merekalah generasi terbaik dari umat ini.

Yang termulia dari mereka adalah para Khulafaur Rosyidin, yaitu Abu Bakr, Umar, Utsman, dan Ali. Kemudian enam orang lainnya yang dijamin masuk surga, yakni Abdurrahman bin Auf, Zubair bin Al Awwam, Thalhah bin Abaidillah, Saad bin Abi Waqqas, Said bin Zaid, dan Ubaidillah bin Jarrah.

Untuk anak perempuan, bisa menggunakan nama para ummahatul mukminin, istri istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Menurut pendapat yang paling kuat, istri yang dinikahi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ada sebelas Sebagaimana hal ini disebutkan dalam kitab Shiroh Nabi, Ar Rohiqul Makhtum , yakni:

  1. Khadijah binti Khuwailid
  2. Saudah binti Zum’ah
  3. Aisyah binti Abu Bakr Ash-Shiddiq
  4. Hafshoh binti Umar bin Al-Khattthab
  5. Zainab binti Khuzaimah
  6. Ummu Salamah Hindun binti Abu Sufyan
  7. Zainab binti Jahsy bin Rayyab
  8. Juwairiyah binti Al-Harits
  9. Ummu Habibah Romlah binti Abu Sufyan
  10. Shofiyah binti Huyai bin Akhtab
  11. Maimunah binti Al Harits

Ummahatul mukminin di atas adalah wanita wanita yang pernah dinikahi oleh Rasulullah dan hidup bersama mereka. Ada dua yang meninggal dunia semasa hidup beliau, yaitu Khadijah dan Zainab.

Rasulullah meninggalkan sembilan istri saat beliau wafat. Setelah Rasulullah wafat, para ummahatul mukminin ini fokus untuk mengajarkan dan menyebarkan ilmu yang mereka peroleh dari Rasulullah.

5. Nama Yang Memiliki Makna Yang Baik

Hendaknya kita memberi nama kepada bayi dengan nama yang memiliki makna yang baik. Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa nama adalah doa untuk pemilik nama. Bila namanya baik, berarti ia akan selalu mendapatkan doa yang baik dan sebaliknya.

Itulah penjelasan singkat mengenai nama nama yang baik untuk digunakan. Nama baik bukanlah nama yang menggabungkan beberapa kata, yang justru seringkali maknanya menjadi tidak jelas.

Sebagian suku senang menamai anak mereka dengan nama yang panjang terdiri dari tiga sampai empat kata, seperti Andika Guntur Syarifuddin Prasetyo, Retno Linggar Simping Pembayun Utami, dan lain lain.

Mereka menganggap bahwa nama nama seperti itu bagus dan maknanya pun bagus, dan mereka memaknainya dengan pemahaman mereka yang dangkal terhadap bahasa Arab. Padahal bila dilihat, nama seperti itu sama sekali tidak bisa dimaknai dengan jelas.

Nama Nama Yang Makruh

Ada sejumlah nama yang makruh digunakan, artinya nama nama tersebut sebaiknya ditinggalkan. Meskipun menggunakan nama nama tersebut tidak berdosa, namun sebaiknya ditinggalkan karena masih sangat banyak nama lain yang jauh lebih baik.

Dimakruhkan Memberi Nama Yang Mengandung Arti Keberkahan, Kebaikan , atau Yang Menimbulkan Rasa Optimis

Makruh menggunakan nama yang mengandung makna keberkkahan, keberuntungan, atau nama nama yang menimbulkan rasa optimis, seperti Aflaha yang artinya beruntung, Nafi’ yang berarti bermanfaat, Raabah yang berarti keuntungan, dan lainnya.

Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan kerancuan dan ganjalan di hati ketika ada yang mencari orang dengan nama nama tersebut dan orangnya tidak ada, lalu dikatakan tidak ada.

Sebagai contoh misal ada yang ‘Raabah’ dan pada saat itu Raabah tidak ada di tempat, lalu dikatakan Rabah tidak ada, seolah olah kita mengatakan bahwa tidak keuntungan.

Rasululah bersabda:

nama bayi perempuan islami terkeren

 

Hadits di atas menjadi dalil dimakruhkannya menggunakan nama nama yang mengandung makna keberkahan, keberuntungan, optimisme, dan lainnya. Bahkan sebisa mungkin dihindari, dan gunakan nama yang lain.

Menggunakan nama nama tersebut bisa menimbulkan kesan atau ganjalan dalam hati, misalnya ada seseoang bernama Yaasar yang maknanya kemudahan. Lalu ada yang mencari yasaar, kemudian dikatakan ‘Yasaar tidak ada’ yang artinya kemudahan tidak ada. Hal ini akan menimbulkan kesan yang negatif.

1. Dimakruhkan Memberi Nama Yang Mengandung Tazkiyah

Nama yang mengandung tazkiyah maksudnya nama yang bermakna pujian terhadap diri sendiri, seperti ‘Mubaarak’ yang artinya yang diberkahi, Mufassir artinya orang yang ahli tafsir, Barrah artinya wanita yang baik dan berbakti.

Nama nama yang mengandung tazkiyah makruh digunakan karena boleh jadi sifat dan akhlak orang tersebut tidak sama dengan namanya, bahkan dalam beberapa kasus banyak orang akhlaknya sangat jauh dari namanya.

Termasuk dalam ini adalah nama ‘Iman’. Syaikh Utsaimin berkata;

kumpulan nama bayi perempuan terbaru

2. Makruh Memberi Nama Dengan Nama Yang Menunjukkan Dosa dan Maksiat

Nama yang maknanya menunjukkan dosa dan maksiat, makruh digunakan. Seperti Sarraq yang artinya pencuri, Kadzdzab yang artinya pendusta, Zhalim yang artinya orang zalim atau suka menganiaya orang lain.

Dalam sebuah kisah, Utsman bin Abil ‘Ash pernah membatalkan pelantikan seorang gubernur karena karena kandidatnya memiliki nama yang seperti ini. Lihat kitab Al-Ma’rifah wa At-Taariikh, karya Al-Fasawi (III/201).

Diantara nama lain yang makruh dalam pemberian nama kepada bayi

  • Dimakruhkan Memberi Nama Dengan Kata Benda dan Sifat Musyabhah, yakni nama yang mengandung makna “paling” atau “ter” yang disandarkan kepada lafzh “din” (agama), seperti Nuuruddin (Cahaya agama), Saiful Islam (Pedang Islam).
  • Makruh Memberi Nama Yang Arti atau Lafaznya Memberi Kesan Jelek
  • Makruh Hukumnya Sengaja Meniru Nama Orang Orang Fasik
  • Makruh Memakai Nama Orang Orang Zhalim

Nama Yang Dilarang Dalam Islam

Setiap bapak ibu wajib memilihkan nama yang baik untuk putra putrinya. Memberinya nama dengan nama yang disunnahkan dalam islam. Memperhatikan makna dari nama yang diberikan kepada anaknya, baik laki laki maupun perempuan.

Selain memperhatikan lafazh dan makna dari nama yang akan diberikan kepada bayi, kita juga harus mengetahui apakah nama tersebut tidak termasuk nama yang dilarang atau diharamkan dalam islam.

Berikut ini nama nama yang diharamkan dalam agama islam dan tidak boleh digunakan oleh seorang muslim. Bila terlanjur menggunakannya, maka hendaknya segera menggantinya dengan nama yang baik.

1. Nama Yang Mengandung Penghambaan Kepada Selain Allah

Para ulama sepakat bahwa haram menggunakan nama yang mengandung penghambaan kepada selain Allah Azza Wajalla, seperti Abdusy Syams (hamba matahari), Abdul ‘Uzza, Abdud Dar, Abdur Rasuul, Abdun Nabi.

nama nama bayi permpuan terbaru

Termasuk juga nama yang dilarang ialah nama yang menyandarkan kata ‘abdu’ kepada nama manusia, seperti Abdul Haris, karena Al-Harits adalah manusia. Al-Harits bukanlah nama nama Allah.

2. Nama-nama Allah

Tidak boleh menggukan nama nama Allah, seperti Al-Khaliq, Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Bari, dan lainnya. Syaikh Utsaimin memiliki penjelasan yang sangat bagus terkait penggunakan nama Allah untuk manusia.

Pemberian nama ini terbagi menjadi dua sisi:

Sisi pertama: Sisi pertama terbagi menjadi dua:

1, Penyebutan nama dengan alif dan lam

Yang berhak menggunakan nama seperti itu hanya Allah Azza Wajalla, sperti Al-Hakim, Al-Aziz, As-Sayyid, Al-Bashir. Menggunakan nama seperti nama nama di atas hukumnya haram, karena dengan adanya tambahan alif dan lam, berarti menunjukkan kepada ‘Ushul’ dari makna yang terkandung dalam nama tersebut.

2. Memberikan nama dengan maksud menunjukkan sifat yang terkandung dalam nama tersebut walaupun tidak menggunakan alif dan lam

Sebagaimana Rasulullah mengganti nama ‘Abu Hakam’ karena teman-temannya selalu minta pandangan dan putusan hukum kepadanya. Nabi Shallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya;

nama nama keren islami

Ini menjadi landasan bahwa tidak diperbolehkan memberi nama dari nama nama Allah dengan tujuan untuk menunjukkan sifat dari nama tersebut, meskipun tidak menggunakan alif dan lam.

Sisi Kedua: Menggunakan nama Allah tanpa alim dan lam serta tidak ada maksud menyesuaikan dengan makna sifat yang terkandung dalam nama tersebut, hal ini dibolehkan.

Boleh menggunakan nama Allah dengan syarat seperti dua syarat tadi, seperti hakim, bashir, dan yang lain. Salah seorang shabat ada yang bernama Hakim bin Hizam, beliau adalah seorang sahabat yang pernah dinasehati oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Rasulullah bersabda menasehati beliau, “Janganlah kamu menjual sesuatu yang bukan milikmu”.

Namun ada beberapa nama Allah yang tidak pantas dijadikan nama oleh seorang hamba, seperti Jabbar, meskipun memenuhi dua syarat yang telah disebutkan. Sebab bisa jadi nama itu mempengaruhi diri orang yang menyandang nama itu, sehingga ia bisa menjadi sombong, angkuh dan takabbur terhadap sesama manusia”. Al-Majmu’ Ats-Tsaminn (1/144).

3. Nama Malikul Muluk / Rajanya Raja, Sulthanus Salathin, dan Syahin Syah

Tidak boleh menggunakan nama Malikul Muluk yang berarti Rajanya Raja, Sulthanus Salathin, Syahin Syah. Nama nama ini tidak pantas untuk seorang manusi, hanya Allah yang pants disebut Malikul Muluk, Rajanya para raja.

Semakna dengan nama di atas adalah Qadhi Qudhaat, Hakimul Hukkam, yang artinya Hakim dari para Hakim. Tidak boleh menamai sesorang dengan nama nama tersebut, dan juga tidak boleh menjuluki dengan nama nama tersebut.

Rasulullah bersabda:

nama nama terbaru untuk anak perempuan

4. Nama Berhala Yang Disembah Seperti Isaaf dan Naailah

Tidak dibolehkan memberi nama kepada bayi dengan nama nama berhala yang disembah.

5. Sayyidun Naas, Sayyidul Kul, Sittul Kul

Tidak dibolehkan memberi nama kepada bayi dengan nama Sayyidul Kul, Sayyidun Naas, Sittul Kul, sebagaimana diaharamkannya memberi nama dengan nama Sayyidul Waladi Adam untuk selain Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

6. Nama Orang Orang Non Arab Yang Menjadi Khas Orang Kafir

Memberi nama dengan nama non Arab yang menjadi ciri khas dan kebanggaan orang kafir hukumnya haram. Siapa yang telah menggunakannya, maka hendaknya ia segera mengganti namanya dengan nama yang sesuai syari’at.

Termasuk diantaranya adalah nama nama pemain sepakbola, para artis, dan tokoh tokoh orang kafir. Seperti Geoge, Ros, Suzan, Diana, Lionel, Cristian, dan lain-lain. Nama nama para Nabi, Sahabat, Tabiin, dan para Ulama lebih pantas untuk ditiru.

7. Nama Nama Setan

Tidak boleh menggunakan nama nama setan, seperti Walhaan, Khinzab, Ajda’, A’war, dan yang semacamnya, demikian yang dijelaskan oleh Ibnu Qayyim Rahimahullah Ta’ala.

Syaikh Bakr Abu Zaid juga mengharamkan nama nama non Arab yang sulit diucapkan serta maknanya tidak bagus, seperti Farsi, Barbar, Turki, Syiirihan, Niifiin, Naariman, Syaadi, dan lain-lain. Wallahu A’lam.

Demikianlah Kumpulan nama-nama yang bagus untuk putra putri kaum muslimin beserta dengan penjelasan terkait pemberian nama menurut syariat islam. Semoga anak Anda menjadi anak yang sholeh sholehah, amin. Semoga bermanfaat dan selamat berbahagia.

Tinggalkan komentar